Bersaing Mengejar Produktivitas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cile merayakan gol perdananya ke gawang Swiss pada penyisihan grup H Piala Dunia di Nelson Mandela Bay stadium (21/6). REUTERS/Yves Herman

    Cile merayakan gol perdananya ke gawang Swiss pada penyisihan grup H Piala Dunia di Nelson Mandela Bay stadium (21/6). REUTERS/Yves Herman

    TEMPO Interaktif, BLOEMFONTEIN -- Bertanding dengan 10 pemain dan kalah 1-0 oleh Cile menjadi pukulan besar bagi Swiss, yang tampil defensif dalam pertandingan Senin lalu. Tapi Swiss masih bisa membuka peluangnya lagi saat menghadapi juru kunci Grup H, Honduras, dalam laga penyisihan terakhir di Stadion Free State, Bloemfontein, hari ini.

    Pertandingan menghadapi Honduras merupakan laga krusial bagi Swiss, yang baru mendapat tiga poin, dan mereka wajib menang agar bisa lolos ke babak 16 besar. Pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld, mengatakan, untuk pertama kali di Piala Dunia ini timnya akan jadi favorit pemenang, dan itu menjadi pelecut semangat Swiss.

    Swiss sudah delapan kali ikut Piala Dunia dengan prestasi terbaik mencapai perempat final pada 1954. Kini mereka harus melewati Honduras jika ingin tetap bertahan di Afrika Selatan. "Setiap orang berharap Swiss mendapatkan kemenangan secara mudah. Memang kali ini bukan lawan kami yang jadi favorit. Tapi, harus diingat, Honduras tetaplah tim yang kuat," kata Hitzfeld.

    Swiss sukses menumbangkan juara Eropa, Spanyol, dengan skor 1-0 di laga perdana. Saat itu pertahanan Swiss begitu solid. Pertahanan ketat itu juga ditunjukkan saat menghadapi Cile meski bertanding dengan 10 pemain karena gelandang Valon Behrami diganjar kartu merah oleh wasit. Swiss sudah memegang rekor tak kebobolan selama 557 menit di Piala Dunia, mengalahkan rekor Italia 550 menit, sebelum pemain Cile, Mark Honduras, mematahkan rekor Swiss dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-75.

    ADVERTISEMENT

    "Sangat sulit harus bermain dengan 10 orang. Kami benar-benar marah dan kecewa atas kekalahan itu, tapi kami masih punya peluang besar dan bisa lolos jika mengalahkan Honduras," kata pemain belakang Swiss, Steve Von Bergen.

    Pertahanan Swiss yang kuat bakal menjadi hambatan besar untuk Honduras, yang merupakan satu-satunya tim di Grup H yang belum pernah mencetak gol dan sudah kebobolan tiga kali. Kuat dalam bertahan, Swiss ternyata punya masalah di lini depan, yang sejauh ini baru membuat satu gol. Penyerang Alexandre Frei terancam absen akibat cedera pergelangan kaki.

    Harapan mencetak gol pun kini menjadi beban penyerang Eren Derdiyok dan gelandang serang Gelson Fernandes.

    Tiga tim di Grup H punya peluang sama besar untuk lolos ke babak 16 besar. Cile saat ini memimpin Grup H dengan perolehan enam poin. Sedangkan Swiss dan Spanyol sama-sama mengumpulkan nilai tiga. Swiss bisa langsung lolos ke babak 16 besar jika bisa mengalahkan Honduras dan Cile menang atas Spanyol.

    Tapi, karena pertandingan digelar bersamaan, Swiss harus bisa menang dengan mencetak lebih dari dua gol untuk mengantisipasi jika Spanyol menang atas Cile. Dalam urusan produktivitas, Swiss masih tertinggal satu gol dari Cile.

    Adapun Honduras tampaknya lebih tertekan dan bakal merasa kesulitan menembus pertahanan Swiss, yang mungkin tak diperkuat bek Philippe Senderos akibat cedera. "Kami memang tidak yakin. Tak ada yang bisa dijelaskan selain bahwa kami akan melawan sebuah tim superior," kata pelatih Honduras, Reinaldo Rueda.

    Honduras belum memperoleh peluang bersih mencetak gol. Melawan Spanyol, tak ada satu pun dari sembilan tembakan Honduras yang mendekati gawang lawan. Pemain tengah Ramon Nunez hanya melakukan dua tembakan ke arah gawang lawan dari 16 kali percobaan.

    Honduras sudah melewati 300 menit pertandingan di Piala Dunia tanpa mencetak gol sejak Eduardo Laing membuat tim mereka mengimbangi Irlandia Utara 1-1 pada Piala Dunia 1982. Peluang mereka lolos dari penyisihan Grup H tipis karena mereka harus mencetak lebih dari empat gol ke gawang Swiss sambil berharap Spanyol tumbang di tangan Cile.

    "Ini benar-benar pertandingan yang sulit. Swiss adalah tim yang hebat. Tapi setiap pertandingan di Piala Dunia selalu berbeda. Kau harus memiliki stamina yang bagus serta mental yang kuat untuk mengatasi kegagalan sebelumnya dan mencoba bermain secara luar biasa. Kami akan mencoba terus untuk mendapatkan kemenangan karena peluang kami masih ada," kata Rueda.

    l FIFA | AP | REUTERS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA

    SWISS 4-4-2
    Kiper: 1-BENAGLIO
    Bek (dari kanan ke kiri): 2-LICHTSTEINER, 5-VON BERGEN, 13-GRICHTING, 17-ZIEGLER
    Tengah (dari kanan ke kiri): 7-BARNETTA, 6-HUGGEL, 8-INLER, 16-FERNANDES
    Depan (dari kanan ke kiri): 10-NKUFO, 19-DERDIYOK

    HONDURAS 4-4-2
    Kiper: 18-VALLADARES
    Bek (dari kanan ke kiri): 5-BERNARDEZ, 2-CHAVEZ, 23-MENDOZA, 3-FIGUEROA
    Tengah (dari kanan ke kiri): 8-W. PALACIOS, 13-ESPINOZA, 20-GUEVARA, 17-ALVAREZ
    Depan: 11-SUAZO, 15-MARTINEZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.