Meski Unggul 3-0, Pantai Gading Tetap Tak Lolos 16 Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koffi Romaric N'Dri (tengah) bersama reka-rekan setimnya merayakan gol ke gawang korea Utara. AP/Yves Logghe

    Koffi Romaric N'Dri (tengah) bersama reka-rekan setimnya merayakan gol ke gawang korea Utara. AP/Yves Logghe

    TEMPO Interaktif, Nelspruit:  Pantai Gading tampil agresif saat menghadapi Korea Utara pada laga penyisihan terakhir mereka di Grup G di Stadion Mbombela, Jumat (25/6), Didier Drogba dan kawan-kawan mengepung habis-habisan Korea Utara dan menang telak 3-0. Namun meski menang, Pantai Gading tetap gagal lolos ke babak 16 Besar karena di saat yang sama Brasil dan Portugal bermain imbang tanpa gol.

    Yaya Toure membuka kemenangan Pantai Gading dengan mencetak gol di menit ke-14. Enam menit setelah Yaya menceploskan bola, giliran Romaric yang mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan bola tembakan Drogba yang memantul di tiang gawang Ri Myong-guk. Ada pun gol ketiga Pantai Gading dicetak oleh Salomon Kolou delapan menit menjelang pertandingan usai.

    Meski sudah diunggulkan atas Korea Utara, Pantai Gading mengusung misi sulit untuk lolos ke babak 16 Besar. Pantai Gading harus bisa mengalahkan Korea Utara dengan skor minimal 8-0 dan berharap Portugal kalah oleh Brasil. Namun hasil imbang tanpa gol yang yang diraih Portugal dan Brasil membuyarkan mimpi Pantai Gading.

    Dalam pertandingan yang berlangsung bersamaan, Brasil dan Portugal memang hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos ke babak 16 Besar. Dan hasil itu benar-benar tercapai sehingga keduanya aman melenggang ke babak 16 besar.

    ADVERTISEMENT

    Brasil kali ini bermain tanpa Kaka yang absen akibat hukuman kartu merah saat melawan Pantai Gading. Namun hal itu tak jadi masalah karena banyak pelapis di lini tengah seperti Felipe Melo dan Gilberto Silva. Permainan Brasil, meski tak menunjukkan sepak bola indahnya, lebih kencang dan membuat mereka menguasai pertandingan.

    Dani Alves sudah membuka serangan terbuka Brasil dengan melancarkan tembakan keras dari jarak 22 meter ke gawang Portugal yang dikawal kiper Eduardo. Namun tembakannya meleset ke arah kiri gawang Portugal. Portugal ganti membalas melalui tembakan Tiago yang memanfaatkan umpan Fabio Coentrao pada menit ke-17. Namun bolanya terlalu melengkung menjauhi gawang Julio Cesar.

    Pemain andalan Portugal, Christiano Ronaldo, yang kali ini beroperasi di sayap kiri selalu mendapatkan penjagaan ketat minimal oleh dua pemain Brasil. Ia pun kerap gagal saat membawa bola termasuk ketika melakukan eksekusi tiga tendangan bebas di babak pertama yang akhirnya berakhir tanpa gol.

    Kondisi di babak kedua berlangsung tetap dengan permainan dalam tempo cepat. Tapi ketatnya lini tengah dan pertahanan kedua tim membuat kendali permainan cepat berubah. Hingga pertandingan usai, kedua tim tetap tak mampu membuat gol dan harus puas berbagi poin.

    Brasil saat ini memimpin Grup G dengan perolehan tujuh poin dari tiga kali berlaga. Tim asuhan Dunga ini sebelumnya sudah meraih dua kemenangan melawan Pantai Gading dan Korea Utara. Ada pun Portugal menempati posisi runner up dengan mengumpulkan lima poin dari tiga laga. Portugal menuai hasil seri tanpa gol saat melawan Pantai Gading dan menang telak 7-0 atas Korea Utara.

    Pantai Gading menempati peringkat ketiga dengan perolehan empat poin dari tiga pertadingan. Korea Utara menjadi juru kunci Grup G setelah tak pernah menang dalam tiga pertandingan mereka.

    BBC|FIFA|GABRIEL WAHYU TITIYOGA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.