Kahn: Kiper Asing 'Mencekik' Kiper Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David James mengamankan bola dari penguasaan Majid Bougherra. REUTERS/Dylan Martinez

    David James mengamankan bola dari penguasaan Majid Bougherra. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO Interaktif,Johannesburg:Banyaknya kiper-kiper asing di Liga Primer Inggris telah menghentikan negara Ratu Elizabeth dalam memproduksi stopper kelas dunia. Analisa ini disampaikan mantan kiper Jerman Oliver Kahn jelang bentrok The Thre Lions dengan tim Panser pada babak 16 besar Piala Dunia Afrika Selatan besok.

    Laskar Fabio Capello akan melayani skuad Joachim Loew di Bloemfontein. Kedua tim itu berpeluang berhadapan dengan Argentina ataupun Meksiko di perempat final.

    Capello kemungkinan akan menurunkan kiper veterannya david James. Jerman sendiri akan diwakili kiper mudanya Manuel Neuer, 24 tahun yang tadinya sempat menjadi stok kiper ketiga.

    James, yang akan berusia 40 tahun pada Agustus ini tampil setelah kiper West Ham United Robert Green melakukan blunder ketika melawan Amerika Serikat yang berakhir seri 1-1.

    Kahn mengatakan Inggris gagal memproduksi kiper kelas wahid beberapa tahun terakhir. Itu lantaran klub-klub Liga Inggris seringkali mengandalkan kiper-kiper impor ketimbang mendidik talanta-talenta lokal.

    “Inggris selalu mempunyai tradisi mempunyai kiper-kiper hebat. David Seaman bermain pada masa yang sama dengan saya. Sebelumnya ada Peter Shilton, Gordon Banks, dan kiper-kiper hebat lainnya,” kata Kahn, yang mengantar Jerman tampil di final Piala Dunia 2002, namun memilih pensiun pada 2008.

    “Saya tidak tahu bagaimana atau mengapa mereka berhenti memproduksi kiper-kiper kelas dunia. Namun tampaknya buat saya ini sangat sulit untuk mengembangkan satu kiper ketika tim-tim pemimpin mempunyai kiper-kiper asing yang cakap,” jelas kiper yang sempat merumput buat Arsenal itu.

    Menurut Kahn, akan sulit bagi seorang kiper untuk meroketkan namanya jika tim-tim seperrti Manchester United, Arsenal, dan Liverpool akan menggunakan kiper dari negara lain.

    Keadaan Inggris berbeda dengan di Jerman. Menurut Kahn, Bayern Muenchen, mantan klubnya digadang-gadang akan menggamit Neuer. Ia menyatakan klub raksasa Jerman itu selalu berusaha untuk memiliki kiper nomor satu tim nasional dalam skuadnya yang akan menguntungkan Nationalmanschaft.

    “Di Jerman sedikit berbeda. Muenchen menerapkan kebijakan mengambil kiper utama Jerman yang memberikan pemain bola di sini sesuatu untuk dicapai,” katanya.

    Kahn melihat, meski neuer baru tampil pada 5 caps namun kemampuannya bisa diandalkan melawan Inggris. “Ia mungkin saja muda namun mempunyai pengalaman positif dan ia adalah juara Eropa musim panas lalu di tim U-21. Kariernya tidak begitu buruk sejauh ini. Ia masih belajar namun saya melihatnya sebagai seorang pemenang,” tutup Kahn.

    !-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

    AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.