James: Pemain Inggris Akan Membuat Warganya Bahagia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David James mengamankan bola dari penguasaan Majid Bougherra. REUTERS/Dylan Martinez

    David James mengamankan bola dari penguasaan Majid Bougherra. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO Interaktif,Johannesburg:Kiper Inggris David James membantah kabar bahwa Jerman mengantongi keunggulan psikologis dari timnya. Ia menegaskan hasil pertandingan antarkedua tim di Bloemfontein besok tidak akan ditentukan lewat adu penalti.

    “Karena kami (Inggris) adalah tim yang lebih baik,” tegas James, yang tampil jitu setelah menggantikan Robert Green pada pertandingan kedua Grup A melawan Aljazair, Sabtu (26/6).

    Jerman mempunjyai rekor lebih dari Inggris ketika tampil di putaran final Piala Dunia. Itu sejak 1966. Meski begitu, Fabio Capello akan membawa pasukannya 'tanpa kekhawatiran' terkait dua kali hasil buruk di Piala Dunia 1990 dan Euro 1996 ketika The Three Lions dibekuk Nationalmanschaft lewat tos-tosan. Modal Don Fabio kali ini adalah kemenangan pasukannya ketika membungkam Jerman 2-0 pada laga persahabatan di Berlin pada November 2008.

    “Saya optimistis dengan kemampuan Inggris bahwa adu penalti tidak akan menentukan pertandingan besok. Kenapa? Karena saya pikir kami adalah tim yang lebih bagus ketimbang Jerman. Kami bermain dengan nyaman. Mereka (Jerman) memang tim kuat, peringkat enam dunia namun kami tidak takut,” tegas James.

    “Inggris mempunyai kualitas pemain yang mumpun. Kami telah melakoni babak kualifikasi, penyisihan grup, dan kini knock out. Kami yakin kami bisa membuat orang Inggris bahagia dengan mengalahkan Jerman. Kami tidak akan meremehkan mereka namun mereka tetap bisa dikalahkan,” harap James.

    !-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

    PA SPORT | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.