Penjualan Tiket 16 Besar Jadi Masalah Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para suporter Slovakia bersorak usai memastikan negaranya lolos ke fase 16 besar dengan mengalahkan Italia 3-2. AP/ Marian Peiger

    Para suporter Slovakia bersorak usai memastikan negaranya lolos ke fase 16 besar dengan mengalahkan Italia 3-2. AP/ Marian Peiger

    TEMPO Interaktif, Johannsesburg -- Bergugurannya tim-tim besar, seperti Prancis dan Italia, berdampak pada penjualan tiket. Menurut FIFA, otoritas tertinggi sepak bola dunia, banyak kursi yang masih kosong dalam beberapa pertandingan di babak 16 besar.

    Misalnya saja, dalam pertandingan Uruguay-Korea Selatan kemarin masih ada 5.000 tiket yang belum laku terjual. Uruguay dan Korea Selatan bertemu dalam babak 16 besar di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth. Sedangkan dalam pertandingan lainnya kemarin, antara Amerika Serikat dan Ghana, di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, masih tersedia 1.700 tiket.

    Tiket yang tidak habis terjual memang salah satu masalah yang terjadi pada Piala Dunia kali ini. Sangat sulit untuk memenuhi stadion di Port Elizabeth yang memiliki kapasitas 42.486 kursi. Pada pertandingan Korea Selatan melawan Yunani lalu setidaknya ada 11 ribu kursi kosong. Ketika berlangsung laga antara Slovenia dan Inggris, bila dihitung ada sekitar 5.000 kursi kosong. Adapun pada pertandingan Jerman versus Serbia menyisakan 4.000 kursi kosong.

    Memasuki babak 16 besar, penjualan tiket bisa menjadi masalah besar. Sebab, banyak pendukung yang datang khusus untuk timnya, tapi begitu tim kesayangan mereka tersingkir, fan ini pun pulang.

    | AP | POERNOMO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.