Ghana Terancam Kehilangan Boateng  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Prince Boateng merayakan golnya ke gawang Amerika Serikat. REUTERS/Brian Snyder

    Kevin Prince Boateng merayakan golnya ke gawang Amerika Serikat. REUTERS/Brian Snyder

    TEMPO Interaktif, Rustenburg - Striker Ghana, Kevin-Prince Boateng, menjadi pahlawan timnya saat mencetak gol pembuka kemenangan 2-1 atas Amerika Serikat di laga 16 Besar Piala Dunia, Jumat (26/6) waktu setempat atau Sabtu (27/6) dinihari waktu Indonesia. Namun Ghana terancam tidak bisa memainkan Boateng lagi, karena striker itu harus menjalani terapi intensif selama seminggu untuk mengobati cedera pahanya.

    Menghadapi Amerika Serikat, Boateng membuat kejutan dengan mencetak gol saat pertandingan di Stadion Royal Bafokeng itu baru berjalan lima menit. Di babak kedua, Boateng terlihat pincang hingga digantikan oleh Stephen Appiah. Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan melalui penalti Landon Donovan pada menit ke-62. Ghana memastikan kemenangannya melalui gol yang dicetak oleh Asamoah Gyan pada masa injury time.

    Absennya Boateng bakal menjadi beban berat Ghana yang akan menghadapi Uruguay pada babak perempat final di Stadion Soccer City, Johannesburg, Jumat (2/7) mendatang. Uruguay sendiri berhasil melaju ke perempat final setelah sukses meredam permainan agresif Korea Selatan dan menang 2-1.

    Pelatih Ghana, Milovan Rajevac, menyatakan Boateng harus menjalani perawatan intensif dan ia belum bisa memastikan apakah strikernya itu bisa kembali pulih pada pertandingan menghadapi Uruguay. "Boateng sudah cedera sejak kami menghadapi Jerman. Sulit memastikan apakah ia akan benar-benar siap untuk menjalani pertandingan berikutnya (melawan Uruguay)," kata Rajevac.

    Cederanya Boateng menambah daftar pemain Ghana yang kondisinya diragukan untuk bisa bermain. Pemain belakang, Isaac Vorsah, kembali tak diturunkan melawan Amerika Serikat karena cedera. Sebelumnya Vorsah juga tak tampil akibat cedera lutut saat Ghana bermain imbang 1-1 oleh Australia di babak penyisihan grup 19 Juni lalu. Kini kondisi Vorsah belum sepenuhnya pulih untuk menghadapi Uruguay.

    ADVERTISEMENT

    Kapten Ghana, John Mensah, masih dibayang-bayangi cedera lamanya di bagian punggung. Cedera itu sempat kambuh dan ia absen bermain saat menghadapi Australia di babak penyisihan grup. Namun Mensah sudah turun bermain lagi dalam pertandingan melawan Amerika Serikat dan diharapkan tetap fit saat menghadapi Uruguay.

    Selain pemain yang cedera, Ghana juga bakal kehilangan pemain tengah Dede Ayew karena hukuman akumulasi kartu kuning. Namun Rajevac yakin mereka bisa mengatasi masalah cedera pemain itu. "Prioritas utamaku adalah membuat tim ini siap untuk pertandingan Jumat nanti. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan oleh petugas kesehatan tim kami," kata Rajevac.

    Ghana adalah satu-satunya negara dari Benua Afrika yang bisa lolos ke babak perempat final di Piala Dunia kali ini. Rajevac optimistis Ghana bisa meraih hasil terbaiknya di Piala Dunia. "Di Piala Afrika kami tampil tanpa delapan pemain inti dan bisa mencapai final. Kini Ghana juga masih bisa berkompetisi dan menjadi salah satu dari delapan tim terbaik di Piala Dunia. Ini fantastis," kata Rajevac.

    REUTERS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?