Park Ji-sung: Pemain Asia Harus ke Eropa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Park Ji sung. REUTERS/Howard Burditt

    Park Ji sung. REUTERS/Howard Burditt

    TEMPO Interaktif, Port Elizabeth: Kapten tim nasional Korea Selatan, Park Ji-sung, mengatakan pertandingan dan para pemain yang ada di ajang Piala Dunia sangat hebat. Menurut Park, sangat penting bagi para pemain Korea Selatan untuk ikut kompetisi di Eropa agar menjadi lebih baik. Eropa dikenal memiliki kompetisi bergengsi dan banyak pemain top dari seluruh dunia berlaga di sana.

    Park mengatakan banyak hal yang harus mereka perbaiki termasuk mendorong para pemain Korea Selatan untuk bermain di kompetisi Eropa. "Aku bangga bisa lolos dari penyisihan grup di Piala Dunia. Di sini setiap pemain sangat kuat dan kami tahu harus lebih banyak lagi pemain Korea Selatan dan Asia lainnya bermain di kompetisi Eropa. Itu bisa membuat Asia lebih kuat," kata Park yang kini bermain untuk tim Inggris, Manchester United.

    Park adalah pemain Asia paling sukses di kompetisi Eropa setelah ia direkrut MU lima tahun lalu. Saat itu perekrutan Ji-sung dinilai hanya untuk menaikkan nilai bisnis MU di kawasan Asia. Namun Ji-sung berhasil membuktikan bahwa ia memang layak menjadi anggota tim berjuluk Setan Merah tersebut. Park juga menjadi pemain Asia pertama yang pernah tampil di final Liga Champions Eropa pada 2009. Sayang, saat itu MU ditaklukkan Barcelona.

    Keberhasilan Park turut membawa perubahan besar pada sepak bola Korea Selatan yang kini menjadi tim kuat dan disegani di kawasan Asia. Korea Selatan sudah pernah tujuh kali ikut Piala Dunia dan prestasi terbaik mereka adalah menempati peringkat keempat pada 2002. Namun pada Piala Dunia kali ini Korea Selatan hanya sampai di babak 16 Besar setelah kalah 2-1 dari Uruguay. Jepang pun menjadi satu-satunya wakil Asia di babak 16 Besar dan akan menghadapi Paraguay pada Selasa, (29/6).

    ADVERTISEMENT

    Pemain tengah Korea Selatan, Ki Sung-yong, menyatakan negaranya sudah memberikan yang terbaik di Piala Dunia meski hanya sampai babak 16 Besar. Meski akhirnya gagal, Korea Selatan mampu menguasai pertandingan saat menghadapi Uruguay. "Aku bangga dengan timku, kami berhasil menunjukkan bahwa sepak bola Asia cukup hebat untuk bertanding di Piala Dunia," kata Ki yang saat ini bermain di klub Skotlandia, Glasgow Celtics.

    Korea Selatan menunjukkan perubahan besar dalam permainan mereka terutama dalam hal kecepatan, stamina dan serangan balik. Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, mengatakan Korea Selatan adalah tim yang kuat. "Gaya bermain dan determinasi mereka membuat kami terkejut. Fisik mereka sangat prima dan kami kesulitan menghadapinya. Sepak bola Korea sungguh berkembang, kami benar-benar kerja keras untuk mendapatkan kemenangan dari mereka," kata Tabarez.

    REUTERS|FIFA|GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.