Tevez Siap Hadapi Jerman di Perempat Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Tevez merayakan gol keduanya ke gawang Meksiko sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 untuk Argentina. REUTERS/Enrique Marcarian

    Carlos Tevez merayakan gol keduanya ke gawang Meksiko sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 untuk Argentina. REUTERS/Enrique Marcarian

    TEMPO Interaktif , Johannesburg - Argentina siap membalas kekalahan dari Jerman empat tahun silam saat kedua tim bertemu kembali pada perempat final Piala Dunia 2010 3 Juli mendatang.

    Ini adalah ulangan perempat final Piala Dunia 2006 di Jerman. Ketika itu Jerman yang mendapat dukungan penuh publik tuan rumah berhasil menyingkirkan Argentina lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

    Jerman pun lolos ke semifinal sebelum dihentikan Italia (tim yang akhirnya jadi juara) 2-0 lewat perpanjangan waktu.

    Kini, dua tim yang mewakili kekuatan sepakbola Eropa dan Amerika Latin itu kembali harus bentrok di 8 Besar. Jerman merebut tiketnya setelah menghajar Inggris 4-1 di 16 Besar, Minggu (27/6), sementara Argentina lolos setelah memukul Meksiko 3-1 ada hari yang sama.

    Carlos Tevez yang menjadi pahlawan kemenangan Argentina atas Meksiko lewat dua gol yang disumbangkannya, mengatakan timnya siap menghadapi Jerman di perempat final.

    ADVERTISEMENT

    “Kami harus beristirahat sejenak dan mempersiapkan diri untuk pertandingan itu,” kata Tevez.

    Gol pertama Tevez ke gawang Meksiko terbilang kontroversial karena ia sudah berdiri offside saat menerima umpan dari Messi. Tapi, gol keduanya tergolong spektakuler karena dibuat lewat tembakan keras dari jarak sekitar 25 meter.

    Satu gol Argentina lainnya dibukukan Gonzalo Higuain yang kini memuncaki daftar top skorer di Afrika Selatan dengan koleksi 4 gol. Sementara satu-satunya gol balasan Meksiko dicetak oleh Javier Hernandez.

    Teves sendiri menolak berkomentar banyak tentang gol pertamanya yang kontroversial.

    “Yang terpenting adalah kami telah lolos ke perempat final. Mengenai gol-gol saya? Well, saya hanya ingin efektif. Beberapa menit pertama kami mengalami kesulitan. Kami tak mampu mengendalikan pertandingan. Mereka smepat membuat segalanya sulit bagi kami. Setelah itu, situasinya menjadi lebih baik,” kata Tevez.

    Di pihak lain, pelatih Meksiko, Javier Aguirre, tak mau mempermasalahkan gol kontriversial Tevez.

    “Saya tak akan berbicara terlalu banyak tentang kepemimpinan wasit,” tegas Aguirre. “Kami kehilangan konsentrasi setelah gol offside itu. Kami tiba-tiba sudah tertinggal 2-0 dan itu terlalu berat untuk dikejar.

    “Kami punya banyak pemain muda, banyak dari mereka yang baru berusia 21 tahun,” kata Aguirre. “Mereka akan bermain lebih baik dalam empat tahun ke depan.”

    SUSUNAN PEMAIN

    ARGENTINA: 22-Sergio Romero; 15-Nicolas Otamendi, 2-Martin Demichelis, 4-Nicolas Burdisso, 6-Gabriel Heinze, 14-Javier Mascherano, 20-Maxi Rodriguez (23-Javier Pastore 87), 7-Angel Di Maria (17-Jonas Gutierrez 79), 10-Lionel Messi, 11-Carlos Tevez (8-Juan Sebastian Veron 69), 9-Gonzalo Higuain.

    MEKSIKO: 1-Oscar Perez; 16-Efrain Juarez, 2-Francisco Rodriguez, 4-Rafael Marquez, 3-Carlos Salcido, 5-Ricardo Osorio, 18-Andres Guardado (9-Guillermo Franco 61), 6-Gerardo Torrado, 21-Adolfo Bautista (7-Pablo Barrera 46), 17-Giovani Dos Santos, 14-Javier Hernandez

    Wasit: Roberto Rosetti (Italia)

    AP | REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.