Giovani van Bronckhorst: "Nanti So Retire ke Maluku."

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Pada 1996, seorang sahabat saya, Murtianto, berniat mewawancarai Giovanni van Bronckhorst di Rotterdam. Bronckhorst adalah kapten tim Belanda yang akan memimpin rekan-rekannya menghadapi Slovakia dalam babak 16 besar Piala Dunia 2010 hari ini. Empat belas tahun lalu itu, Bronckhorst masih membela klub Feyenoord di Divisi Utama Liga Belanda atau yang lebih terkenal dengan sebutan Eredivisie.

Sahabat saya itu berjumpa dengan Bronckhorst saat mau latihan siang sekitar pukul 11.00 waktu Rotterdam. Ketika dia dipanggil Giovanni dan mengatakan dari Jakarta, Indonesia, pemain yang telah membela tim nasional Oranye 101 kali itu menunjukkan rasa hormat, menghampiri, dan mengulurkan tangan untuk bersalaman. Ketika ditanya mau wawancara, dia menjawab dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata, "Tunggu pukul dua setengah di hotel, yah."

Pemain yang mengantar Barcelona menjuarai Liga Champions 2006 itu memenuhi janjinya untuk menemui sahabat saya di Hotel Centrale Rotterdam dengan mengendarai mobil opel warna merah, sama dengan mobil pemain Feyenoord lainnya waktu itu. "Bisa bahasa sedikit," katanya dalam pertemuan di lobi hotel. Bahasa yang ia maksud adalah bahasa Indonesia. Ketika ditawari minuman sejenis bir, gelandang bertahan yang kemudian lebih banyak bermain sebagai bek kiri itu menjawab dengan bahasa campuran: "Saya tidak minum beer because on season."

Bronckhorst mengaku kakeknya, Lillipaly, dari Maluku. Ia mengatakan sebenarnya mau ke Maluku kalau pas libur kompetisi, tapi kenyataannya lebih sering beristirahat di Amerika Serikat. "Nanti so retire ke Maluku," katanya. Dia mengaku selalu datang ke acara berbau Maluku di Belanda. "Saya senang Masnait Group," katanya. "Saya senang Maluku!" ia melanjutkan.

Dalam pembicaraan tempo dulu itu, Bronckhorst menegaskan bahwa sebagai pemain sepak bola profesional, ia harus tidur teratur dan tak boleh larut malam, tak boleh minum beer saat season, tapi suka dengan pakaian-pakaian bermerek.

Kutipan kisah 14 tahun lalu itu menegaskan status keturunan Indonesia yang dilekatkan pada status mantan bintang Glasgow Ranger, Arsenal, dan Barca itu dalam situs Wikipedia. Media Sydney Morning Herald pun baru-baru ini menyajikan liputan tentang keterkaitan suporter sepak bola Indonesia dengan Piala Dunia, terutama dengan suporter di Ambon, Maluku. Pasalnya, ada tiga pemain Belanda berdarah Maluku, yaitu Bronckhorst, bek tengah John Heitinga, yang musim lalu sering kita lihat di tayangan televisi saat membela Everton, serta gelandang Demy de Zeeuw.   

Kisah tentang sosok Bronckhorst yang simpatik itu juga menguatkan komentar pelatih Belanda di Piala Dunia 2010, Bert van Marwijk, pada 22 Juni lalu bahwa mantan pemainnya di Feyenoord itu adalah kapten yang sangat baik. "Ia bukan seseorang yang suka berlagak bos di atas rekan-rekannya yang lain dan asal teriak-teriak di lapangan. Ia seseorang yang sangat sopan yang menghormati seluruh pemain lain dan itu sangat penting," kata Marwijk dalam Inside Futbol.   

Belanda yang favorit itu bisa kalah oleh Slovakia. Tapi Bronckhorst yang kini berusia 35 tahun telah menorehkan prestasi bagus dalam kariernya. Ia bergabung dengan Edwin van der Sar, Frank de Boer, dan Phillip Cocu sebagai empat main yang berhasil memperkuat skuad Oranye 100 kali. Pemain yang kini kembali membela Feyenoord itu sudah memutuskan akan pensiun seusai Piala Dunia 2010. Jika itu terjadi, ia bisa memenuhi janjinya untuk menelusuri asal-usulnya di Maluku. PRASETYO  







Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.