Neuer: Saya Berhasil Mengelabui Wasit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Alessandra Tarantino

    AP/Alessandra Tarantino

    TEMPO Interaktif , Bloemfontein - Kiper Jerman Manuel Neuer mengakui dirinya telah mengelabui wasit Uruguay Jorge Larrionda sehingga ia tak memberikan gol kepada Inggris saat tembakan Frank Lampard membentur mistar gawang dan memantul melewati garis gawang.

    “Saya berusaha untuk tak menunjukkan reaksi apa pun kepada wasit dan hanya berkonsentrasi pada apa yang terjadi,” kata Neuer. “Saya menyadari bola telah melewati garis gawang dan saya pikir cara saya menangkap bola dengan cepat dan membawanya keluar telah mengelabui wasit bahwa itu bukan gol.

    “Kemudian saya melihat tayang ulang di televisi di ruangan tes doping dan menyaksikan apa yang sebenarnya tejadi. Dan benar, bola itu telah melewati garis gawang. Itu seharusnya jadi gol buat Inggris. Barangkali, (lewatnya) sekitar dua meter.”

    Saat insiden itu terjadi, Inggris masih tertinggal 1-2, dan situasinya mungkin berbeda jika tembakan Lampard itu dinyatakan sebagai sebuah gol sehingga kedudukan imbang 2-2.

    “Saya pikir ini saatnya (untuk penggunaan teknologi video),” kata Lampard. “Semua orang bisa melihatnya sebagai gol yang mungkin membuat kami imbang saat turun minum.

    ADVERTISEMENT

    “Saya tak akan berkata bahwa inilah alasan kenapa kami tersingkir,” kata Lampard. “Tapi, jika kedudukan menjadi 2-2 dan kami masih bisa bermain di babak kedua pertandingannya mungkin berbeda.”

    Sementara itu kapten Inggris Steven Gerrard menyalahkan hakim garis Mauricio Espinosa karena tertinggal jauh di tengah lapangan saat Lampard melepaskan tembakan.

    “Ketika kita tetringgal 2-0 dan membalas 1 gol, kita meraih kembali kepercayaan diri,” kata said Gerrard. “Tapi, kemudian kita melihat bola memantul melewati garis gawang dan hakim garis tertinggal 20 meter dari tempat kejadian, itu sangat mengecewakan.

    “FIFA harus mengamati itu. Saya bukan seorang pakar. Saya tak tahu apakah teknologi garis gawang merupakan jawabannya.

    “Tapi teknologi garis gawang mungkin membuat kedudukan itu jadi imbang 2-2 dan memberikan kami kepercayaan diri untuk mengalahkan Jerman. Tapi, merupakan kebohongan buat saya untuk berdiri di sini dan bilang itulah penyebab kekalahan kami.”

    DAILYMAIL | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.