Jepang Tersingkir, Pelatih Okada Isyaratkan Mundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Takeshi Okad dan Gerardo Martino. REUTERS/Alessandro Bianch

    Takeshi Okad dan Gerardo Martino. REUTERS/Alessandro Bianch

    TEMPO Interaktif , Pretoria – Pelatih Jepang, Takeshi Okada, mengatakan dirinya hampir pasti melepas jabatannya setelah pasukannya kalah dari Paraguay lewat adu penalti dalam laga 16 Besar, Selasa (29/6).

    Jepang yang berambisi mengukir sejarah, lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kali pertama, terlihat tak bisa berbuat banyak melawan Paraguay dalam pertandingan yang berakhir imbang 0-0 setelah 120 menit itu.

    “Tampaknya, tak ada lagi yang bisa saya lakukan sekarang,” kata Okada saat ditanya kemungkinannya untuk mundur, dalam jumpa pers seusai pertandingan.

    “Semua ini tanggung jawab saya, kami tak cukup keras berusaha. Saya tak bisa menjelaskannya lebih panjang. Ketika saya melihat ke belakangan tentang apa yang seharusnya bisa saya lakukan terhadap para pemain ini dan yang telah saya lakukan sebagai pelatih kepala, seharsunya saya bisa lebih tegas lagi dalam memburu kemenangan.”

    Pertandingan itu sudah menunjukkan gelagat bakal diselesaikan lewat adu penalti sejak awal babak kedua. Tapi, Okada menegaskan dirinya tetap mengincar kemenangan kendati pasukannya tak menaikkan tempo permainan.

    ADVERTISEMENT

    “Semua pergantian pemain dan perubahan yang saya lakukan dimaksudkan untuk berusaha menekan lawan,” kata Okada yang sempat sesumbar jelang turnamen baha dirinya mematok target lolos ke semifinal.

    “Sulit untuk menjelaskan kenapa kami tak bisa mencetak gol. Kami bukan tim yang bisa mencetak banyak gol.”

    Terlepas dari kekalahan ini, Okada telah mencatat prestasi yang bisa dibanggakan karena berhasil membawa Jepang lolos ke putaran kedua untuk kali pertama dalam Piala Dunia yang digelar di luar negeri.

    REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.