Christian Hadinata, Nonton Sendiri Lebih Fokus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Christian Hadinata, legenda bulu tangkis Indonesia, tidak mau ketinggalan arus demam Piala Dunia. Ia mengaku belum pernah melewatkan satu pun pertandingan Piala Dunia kali ini. Apabila jam tayang terlalu larut dan tidak sempat menonton langsung, ia memilih merekam siaran itu dan menyaksikannya pada waktu luang keesokan harinya.

    Bagi lelaki 60 tahun ini, kenikmatan menonton sepak bola justru saat sendirian di rumah. Ia tidak menyukai acara nonton bareng karena membuatnya malah sulit berkonsentrasi. "Kalau nonton sendiri di rumah, lebih fokus," katanya.

    Kepala Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ini memfavoritkan Argentina. "Umumnya tim yang terseok-seok di babak kualifikasi seperti Argentina pasti di pertandingan sesungguhnya bisa bermain bagus," kata Christian, yang mengaku suka sepak bola sejak kecil bahkan pernah menjadi pemain tim sekolahnya sewaktu SMP.

    Christian berharap Argentina bisa memboyong trofi Piala Dunia dari Afrika Selatan agar prestasi Diego Maradona menjadi lengkap. Maradona, kata dia, pernah sukses membawa Argentina menjadi juara dunia 1986. Apabila kali ini Argentina menang, Maradona akan mengukir prestasi juara dunia sebagai pelatih. "Itu tidak gampang," katanya.

    Christian menilai sosok Maradona yang penuh kontroversi itu lebih menonjol ketimbang timnya. Hal ini membuat sang pelatih terus menjadi sorotan publik. Beruntung, Maradona mendapat dukungan dari para pemain. "Sehingga pemberitaan negatif yang beredar bisa ditepis," katanya.

    ADVERTISEMENT

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.