Martino: Spanyol Akan Memberi Kami Ruang

Reporter

Editor

Pelatih Paraguay Gerardo Martino.(AP Photo/Fernando Vergara)

TEMPO Interaktif, Pretoria: Paraguay berhasil mencetak sejarah baru di Piala Dunia dengan menapak ke babak perempat final untuk pertama kalinya. Sukses itu diraih setelah mereka menyingkirkan Jepang melalui adu pinalti di Loftus Versfeld Stadium, Selasa lalu. Melawan Spanyol di babak perempat final, pelatih Paraguay, Gerardo Martino, yakin lawannya itu akan memberi ruang bagi pemainnya untuk memainkan bola.

“Dalam tiga dari empat pertandingan kami di Piala Dunia, kami harus memberikan permainan kami kepada lawan dan itu sulit bagi tim seperti kami. Spanyol akan memberi ruang yang lebih besar kepada kami,” kata Martino.

Dibanding tim perempat finalis yang lain, Paraguay adalah tim yang paling miskin mencetak gol. Roque Santa Cruz dan kawan-kawan sejauh ini baru mencetak 3 gol dalam empat laga. Tiga gol itu pun tak satu pun yang datang dari para penyerang mereka. Dalam dua laga terakhir, Paraguay bahkan gagal membuat gol di waktu normal.

“Aku tidak akan menilai tidak fair kepada para penyerang sebab, untuk mencetak gol, bola harus berada dalam jangkaun mereka dengan lebih bersih dan dalam posisi menguntungkan,” kata Martino. “Kami punya beberapa peluang tapi peluang itu sulit. Aku kira lawan kami nanti akan membiarkan kami bermain secara berbeda.”

Melihat mandulnya para penyerang, juga dengan melihat filosofi bertahan yang selama ini diusung Urugay, harapan Martino barangkali hanya basa-basi. Melawan tim superior seperti Spanyol, anak asuh Martino kemungkinan hanya akan bisa bertahan dan memetik keuntungan melalui adu pinalti seperti yang mereka lakukan pada Jepang.

Tapi, kalau pun akhirnya Paraguay gagal membendung Spanyol, Martino dan timnya masih bisa meninggalkan Piala Dunia dengan kebanggaan karena inilah hasil terbaik yang diraih Paraguay sepanjang sejarah.

Pelatih asal Argentina itu dulu pernah mengatakan bahwa Paraguay punya pemain-pemain yang bisa merombak tradisi bertahan mereka. Saat kehilangan Salvador Cabanas yang tertembak di Meksiko pada tahu lalu, Paraguay juga masih bisa lebih subur. Tapi Paraguay masih tak punya pemain dengan kualitas seperti David Villa, Xavi atau Andres Iniesta. Tanpa adanya pemain dengan kualitas seperti itu, sulit bagi Paraguay untuk melangkah lebih jauh.

“Menurutku kami bisa meninggalkan Piala Dunia dengan kepala tetap tegak,” kata striker Nelson Valdez. “Orang mengatakan mudah menjadi lima tim yang lolos dari kualifikasi Zona Amerika Latin, tetapi kamu bisa lihat bahwa sebenarnya tak ada yang mudah di Amerika Latin, dan sekarang kami kami dalam posisi delapan besar. Ini harus kami rayakan.”

REUTERS | ARIS






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.