Schweinsteiger: Argentina Tak Punya Rasa Hormat!  

Reporter

Editor

Bastian Schweinsteiger. AP/Gero Breloer

TEMPO Interaktif , Erasmia – Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger memanaskan suasana jelang duel lawan Argentina pada perempat final di Cape Town, Sabtu (3/7).

Ia menuding Argentina tak punya rasa hormat terhadap wasit dan tim lawan dan mengingatkan rekan-rekannya agar tak mudah terperovokasi saat kedua tim saling berhadapan nanti.

Jerman menyingkirkan Argentina lewat adu penalti pada perempat final empat tahun lalu dan seusai pertandingan para pemain kedua tim termasuk para ofisial terlibat dalam perkelahian.

“Adu penalti itu masih ada dalam ingatan kami, tapi yang lebih kami ingat adalah kejadian seusai pertandingan,” kata Schweinsteiger, Rabu (30/6). “Kami harus tetap tenang dan tak mudah terprovokasi dan saya harap wasit akan sangat siaga.

Schweinsteiger adalah anggota skuad Jerman yang mengalahkan Argentina dalam adu penalti tersebut.

“Kita bisa melihat kelakuan mereka pada akhir babak pertama melawan Meksiko (di 16 Besar). Jika kita lihat bahasa tubuh mereka dan cara mereka berusaha mempengaruhi wasit, mereka tak punya rasa hormat. Itu sudah menjadi mentalitas dan karakter mereka dan kami harus bisa menyesuaikan diri.”

Para pemain Meksiko dan Argentina terlibat pertengkaran saat memasuki ruang ganti di akhir babak pertama. Para pemain Meksiko merasa kesal lantaran wasit mengesahkan gol pertama Argentina yang dicetak Carlos Tevez yang sudah offside.

Schweinsteiger juga menuding para fans Argentina yang suka menduduki sektor fans lawan di dalam stadion dan menolak untuk pindah. Tak jelas dari mana ia mendapat bukti itu.

Jerman dan Argentina memang punya sejarah rivalitas yang sangat kental di Piala Dunia. Selain pertemuan di perempat final 2006, kedua tim juga pernah saling berhadapan di final 1986 dan 1990.

Final yang pertama di Meksiko dimenangi Argentina dan Jerman membalasnya dengan memenangi final empat tahun kemudian di Italia.

Terlepas dari pandangan miringnya tentang karakter tim Argentina, Schweinsteiger tetap memuji skuad yang kini ditangani Diego Maradona itu dan menyebut mereka lebih baik daripada tim yang dikalahkan Jerman empat tahun silam.

Salah seorang pemain Argentina yang menarik perhatian Schweinsteiger adalah gelandang veteran Juan Sebastian Veron.

“Ia telah bermain sangat kuat di sini (Afrika Selatan), saya merasa terkesan,” kata Schweinsteiger.

Schweinsteiger juga memuji bintang Argentina Lionel Messi dengan mengatakan Jerman akan membutuhkan upaya kolektif untuk menghentikannya.

“Tim-tim lain juga telah melakukan itu. Ia belum mencetak gol dan kami ingin membiarkannya tetap seperti itu,” kata Schweinsteiger, yang telah 78 kali memperkuat Jerman meski usianya baru 25 tahun.

“Kami akan menemukan taktik yang tepat untuk melukai Argentina meski kami tahu betapa kuatnya mereka. Pada level seperti ini, kita tak boleh melakukan kesalahan, hal-hal kecil lah yang menentukan hasil pertandingan.”

AP | A. RIJAL






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.