Tevez: Meksiko Bermain Lebih Baik Daripada Jerman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Tevez. AFP/ DANIEL GARCIA

    Carlos Tevez. AFP/ DANIEL GARCIA

    TEMPO Interaktif , Pretoria – Pertandingan perempat final antara Argentina dan Jerman baru akan digelar Sabtu (3/7), tapi masing-masing kubu sudah saling melancarkan serangan secara lisan.

    Setelah gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger menyebut Argentina tak punya rasa hormat terhadap wasit dan tim lawan, kini giliran striker Albiceleste, Carlos Tevez melancarkan serangan balasan.

    Tevez menegaskan dirinya sama sekali tak gentar terhadap Jerman dan menyebut permainan tim asuhan Joachim Loew itu masih di bawah Meksiko, yang dikalahkan Argentina 3-1 di babak 16 Besar.

    "Saya lebih takut kepada Meksiko daripada Jerman," kata Tevez. "Sebab, para pemain Meksiko memainkan sepakbola yang lebih baik. Mereka merebut bola dari kami sejak menit pertama di babak pertama dan awal babak kedua. Kami mungkin akan lebih menderita kalau saja saat itu kami tak membobol gawang mereka di saat yang tepat.

    Ironisnya, gol yang dimaksud Tevez adalah gol pertamanya yang jelas-jelas offside.

    ADVERTISEMENT

    Kentalnya rivalitas antara Argentina dan Jerman memang telah berlangsung lama di Piala Dunia di mana keduanya pernah dua kali bertemu di final dan saling mengalahkan (1986 dan 1990).

    Dengan pernyataan yang dilontarkanya tentang Jerman, Tevez justru akan semakin dihantui ketakutan Argentina akan kalah Sabtu ini.

    "Saya punya rasa lapar yang begitu hebat akan meraih kejayaan sehingga saya tak bisa membayangkan saya gagal memenangi Piala Dunia ini," kata Tevez. "Itu akan sangat lebih menyedihkan, karenanya saya tak mungkin bisa menanggungnya jika kami kalah Sabtu ini."

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.