Loew Anggap Messi Bukan Ancaman Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi melewati Taye Taiwo dan Lukman Haruna. AP/Ricardo Mazalan

    Lionel Messi melewati Taye Taiwo dan Lukman Haruna. AP/Ricardo Mazalan

    TEMPO Interaktif , Erasmia:Jelang bentrok perempat final antara Jerman dan Argentina di Port Elizabeth, pelatih Panser Joachim Loew memulai perang urat syaraf dengan mengatakan Lionel Messi bukanlah ancaman besar bagi timnya.

    Loew menyadari Argentina bukan tim kemarin sore. Empat tahun lalu Jerman yang menjadi tuan rumah dipaksa menang lewat tos-tosan di perempat final. Loew menegaskan timnya akan berusaha secara kolektif menghentikan laju Messi.

    “Tim-tim lainnya juga telah melakukan hal sama. Messi belum juga bisa mencetak gol sejauh ini. Namun ada beberapa pemain yang juga kami akan waspadai,” ujar Loew, Kamis (1/7).

    Loew mengatakan tim terbantu setelah beristirahat sehari dan semua pemain berlatih tanpa Cacau, yang meragukan tampil akibat masalah otot pada perutnya.

    “Kami tidak memerlukan sebuah catatan, kami memerlukan seluruh katalog. Argentina mempunyai banyak kekuatan dan ini tidak gampang melihat kelemahan mereka,” tegas Loew mengomentari pertanyaan apakah dirinya telah mempersiapkan strategi jitu untuk meredam Argentina.

    “Argentina adalah salah satu tim besar favorit, jika tidak favorit pemenang. Mereka bukan hanya Messi namun ada pemain lainnya yang bisa memenangkan tim. Namun kami telah menemukan kelemahan mereka dan tentu Argentina adalah tim yang rentan,” Loew menjelaskan.

    Loew memuji Diego Maradona yang dinilainya sebagai fenomena. “Maradona adalah seorang pemain jenius, fenomena dan idola jutaan fan dunia. Sulit menilainya sebagai pelatih. Namun saya hanya mendengar hal baik tentangnya,” pujinya.

    “Cara Argentina bermain sejauh ini impresif. Maradona juga sukses memotivasi para pemainnya dengan penuh kebanggaan,” pungkas Loew.

    AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.