Dari Ancaman Kerja di Tambang Batu Bara, Sampai Ditembak Gangster

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas sepakbola Korea Utara untuk Piala Dunia 2010 di Afrika, tiba di bandara Tambo. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    Timnas sepakbola Korea Utara untuk Piala Dunia 2010 di Afrika, tiba di bandara Tambo. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO Interaktif , Paris:Para pemain dan ofisial Korea Utara terancam bekerja di pertambangan batu bara sementara Nigeria dilarang tampil dua tahun di ajang internasional oleh presidennya. “Hukuman” seperti itulah yang akan dan telah didapat para pemain ketika timnya tersingkir di penyisihan Piala Dunia Afrika Selatan.

    Yang lebih beruntung adalah Inggris di mana hujatan terbanyak justru datang dari tabloid-tabloid Negeri Pangeran Charles.

    Setibanya di kampung halaman, skuad Chollima dilukiskan seperti “bermuka batu”. Itu dianggap sebagai sinyal buruk oleh mantan pelatih tim nasional Moon Ki-Nam yang mengatakan kepada wartawan setelah tim kesayangannya dipermalukan Portugal 7-0 di penyisihan Grup G.

    Yang membuat situasi bertambah buruk adalah performa Korut sempat menjanjikan, kalah terhormat 2-1 dari juara dunia lima kali Brasil pada laga pembuka. “Para pemain dan pelatih akan diberikan rumah besar ketika mereka menang. Namun mereka harus menebus kekalahan dari Portugal dikirim bekerja di tambang batu bara,” tegas Moon.

    Cerita buruk perlakuan rejim ketika menerima kegagalan tim nasional tidak hanya dialami Korut. Almarhum Uday Hussein, anak dari diktator Irak Saddam, punya cara yang menyerupai cerita dalam sebuah novel ketika menghukum para pemain Irak ketika gagal memenuhi ambisinya.

    Metode favorit Uday dalam menghukum pemain adalah melecut dengan kabel listrik atau dipaksa berendam di bak air kotoran.

    Hukuman yang lumayan ekstrim juga dilancarkan Presiden Nigeria Good Luck Jontahan. Ia sengaja membekukan tim nasional selama 2 tahun dari ajang internasional setelah finis buncit di penyisihan Grup B dengan hanya mengoleksi satu poin setelah kalah dari Argentina dan Yunani serta bermain seri dengan Korea Selatan.

    Kekisruhan setelah tersingkirnya Prancis di penyisihan grup berujung pada mundurnya Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Jean-Pierre Escalettes dari jabatannya. Escalettes dan pelatih Raymond Domenech juga dipanggil untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya oleh komisi di parlemen Prancis.

    Hukuman dan ganjaran datang dengan pelbagai bentuk. Namun, hukuman paling getir diterima almarhum bek Kolumbia Andres Escobar. Gol bunuh dirinya ketika Kolumbia bertemu Amerika Serikat di Piala Dunia 1994 berujung pada tewasnya mantan pemain Atletico Nacional tersebut yang ditembak ketika kembali ke kampung halaman.

    Sang penembak mendapat perintah dari gangster, menyalahkan Escobar yang membuat mereka rugi besar dalam taruhan.

    AP | BAGUS WIJANARKO

    BERITA TERPOPULER LAINNYA:

    Gerrard dan Terry Ternyata Sering Bertengkar di Piala Dunia

    Maradona Mengira Mueller Anak Gawang

    “Brasil Akan Bikin Robben Tak Berkutik”

    Seekor Gurita Prediksi Jerman Menang

    Tim Terseksi di Lapangan Hijau

    Ini Tafsir Polisi Atas Simbol Babi

    Komisi Informasi: Rekening Mencurigakan Harus Dibuka ke Publik

    Inilah Penyimpangan yang Mungkin Terjadi di Polri

    Mengapa Tempo Memakai Sampul Celengan Babi

    ADVERTISEMENT

    Inilah Polisi yang Disebut Memiliki Rekening Gendut

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...