Buntut Tersingkirnya Prancis, Manajemen FFF Diminta Mundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Federasi Sepakbola Prancis, Jean-Pierre Escalettes dan Patrice Evra. REUTERS/Charles Platiau

    Presiden Federasi Sepakbola Prancis, Jean-Pierre Escalettes dan Patrice Evra. REUTERS/Charles Platiau

    TEMPO Interaktif , Paris:Liga Sepak Bola Prancis (FFF) meminta seluruh manajemen di dalam tubuh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk mundur setelah tersingkirnya Les Bleus di penyisihan grup di Piala Dunia Afrika Selatan.

    Jean-Pierre Escalettes, mundur dari jabatannya sebagai presiden FFF Senin. Pertemuan para direktur federasi, yang dikenal dewan federasi, dijadwalkan akan digelar hari ini di Paris untuk menunjuk presiden sementara.

    “Setelah petaka kolektif di Afrika Selatan, satu-satunya hal bermartabat dan sikap bertanggung jawab dari para anggota badan federal adalah mundur dengan segera seperti yang dilakukan Jean-Pierre Escalettes, “ tulis Liga Profesional Prancis (LFP) dalam pernyataan resminya.

    FFF disalahkan dalam penanganannya ketika mengatasi pemberontakan para pemain di Afsel. Para pemain memboikot sesi latihan untuk mendukung Nicolas Anelka, yang dipulangkan setelah menghina pelatih Raymond Domenech.

    Prancis tersingkir dari penyisihan Grup A dengan mengoleksi satu poin dan satu gol. Tugas FFF adalah menjalankan kompetisi sepak bola amatir dan tim nasional sementara LFP mengatur klub sepak bola profesional.

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.