Sepuluh Pemain Pengganti yang Bersinar di Afrika Selatan

Reporter

Editor

Cacau merayakan golnya ke gawang Australia. AP/Gero Breloer

TEMPO Interaktif , Lionel Messi, meski terus dipasang Diego Maradona belum juga menyumbangkan gol buat Argentina. Namun, banyak pihak meyakini posisi Si Kutu memang bukan hanya menjadi penyumbang gol melainkan menghidupkan serangan Albiceleste.

Di luar itu banyak juga pemain-pemain yang kerap duduk di bangku cadangan yang bersinar di Afrika Selatan. Di bawah ini terdapat 10 super sub yang membuktikan kepercayaan pelatihnya ketika dimainkan.

1. Cacau (Jerman) - Australia

 

Penyerang kelahiran Brasil menggantikan Miroslav Klose di pertengahan babak kedua ketika Jerman unggul 3-0 dari Australia. Dengan bermodalkan serangan melawan 10 pemain Kanguru, Cacau punya peluang untuk mengemas banyak gol.

Tak menunggu lama gol itu tercipta setelah Cacau menerima umpan terukur Mesut Oezil. Itu menjadi penampilan pemain yang resmi mendapatkan status warga negara Jerman pada Februari 2009 di Afrika Selatan ketika tampil pada laga debutnya.

Setelah itu penampilannya menurun ketika menghadapi Serbia dan Ghana serta dipaksa absen melawan Inggris akibat cedera. Cacau juga diyakini belum bisa tampil menghadapi Argentina di perempat final.

2. Klaas-Jan Huntelaar (Belanda) - Kamerun

Huntelaar, 26 tahun tampil menggantikan pencetak gol pembuka Belanda, Robin van Persie dengan menyodorkan serangan-serangan mematikan ke lini pertahanan Kamerun.

Huntelaar adalah striker kedua setelah Persie. Peluang itu dimanfaatkannya dengan brilian ketika menutup kemenangan Oranye pada menit ke-83 pada laga akhir penyisihan Grup E yang berakhir dengan kemeanangan Belanda 2-1.

3. Rodrigo Millar (Cile) - Spanyol

Gelandang berusia 28 tahun itu diturunkan Marcelo Bielsa setelah turun minum ketika Cile tertinggal 2-0 dari Spanyol dan dipaksa bermain dengan 10 pemain. Tak menunggu lama Miller sukses mencetak gol dua menit setelah turun minum.

Gol itu menjadi vital buat Cile meski kalah 2-1 dari Spanyol. Pasalnya gol itu meningkatkan jumlah perolehan gol Cile dan agregat gol yang bisa menjadi penentu jika saja Swiss mencetak gol ke gawang Honduras pada laga akhir penyisihan Grup H.

4. Cuahtemoc Blanco (Meksiko - Prancis

Blanco mungkin saja telah berusia 37 tahun namun kemampuannya menerima bola tetap prima. Veteran di tiga Piala Dunia itu menampilkan performa cantiknya setelah turun sebagai pemain pengganti, menjebol gawang kiper Prancis Hugo Lloris.

Tendangan penalti Blanco melesak masuk ke kanan gawang Lloris meski mampu membaca arah bola. Gil oti memberi El Tri kemenangan 2-0 dan mendapuk Blanco sebagai pencetak gol ketiga tertua sepanjang sejarah i Piala Dunia.

5.Sergio Aguero (Argentina) - Korea Selatan

Striker Atletico Madrid turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-75 ketika menghadapi Korea Selatan ketika tim unggul 2-1. Aguero menjadi inspirator gol ketiga Albicelste yang dicetak Gonzalo Higuain.

 

Tembakan anak menantu Diego Maradona itu juga hampir menjebol gawang lawan. Namun tendangan jarak jauhnya hanya menemui ruang kosong.

6. Arjen Robben (Belanda) - Kamerun

Robben tampil pada laga debutnya ketika menghadapi Kamerun, tampil 20 menit. Meski pada laga ini pemain sayap Muenchen itu gagal mencetak gol, namun pergerakannya tetap vital ketika skor bertahan 1-1.

Operan mantan pemain Chelsea itu buktinya membawa kemenangan buat Belanda setelah Huntelaar menyelesaikannya dengan cantik. Belanda pun menyemai kemenangan 2-1 ketika itu.

7. Martin Palermo (Argentina) - Yunani

Palermo mencetak gol semata wayangnya di Afrika Selatan setelah turun menggantikan Diego Milito pada menit ke-80. Sembilan menit menit kemudian ia berhasil mencetak gol kemenangan Argentina.

Palermo menjadi pemain tertua Argentina yang bisa mencetak gol di Piala Dunia (36 tahun). Diego Maradona langsung memeluk hangat pemainnya setelah mencetak gol kedua Albiceleste.

8. Kamil Kopunek (Slovakia) - Italia

Kopunek, 26 tahun gelandang bertahan FC Spartak Trnava, turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-87 melawan Italia ketika Slovakia unggul 2-1. Kopunek diturunkan Vladimir Weiss untuk mempertahankan keunggulan di mana timnya memerlukan kemenangan untuk lolos ke 16 besar.

Kesempatan emas tampil tak dibuang Kopunek dengan menjebol gawang Federico Marchetti pada menit ke-89. Gol itu vital di mana gol Fabio Quagliarella pada injury time hanya mengubah kedudukan 3-2 buat kemenangan Slovakia. Hasil itu mengantarkan tim Balkan tersebut ke 16 besar dan mengakhiri perjalanan Italia sebagai juara bertahan di Afrika Selatan di penyisihan Grup F.

9. Steve Von Bergen (Swiss) - Spanyol

Von Bergen turun menggantikan Phillipe Senderos yang cedera pada menit ke-35. Meski mampu menguasai permainan, Spanyol tak mampu meruntuhkan benteng pertahanan Swiss.

Strategi Ottmar HItzfeld tepat. Bergen mampu meredam serangan demi serangan skuad Matador dengan membangun kerja sama dengan Stephane Grichting.

Swiss bahkan mampu meredam Spanyol lewat gol Gelson Fernandes pada menit ke-52. Kemenangan itu sekaligus mempertahankan gawang Swiss dari kebobolan menjadi lima pertandingan beruntun pada laga Piala Dunia.

10. Eljero Elia (Belanda) - Denmark

Elia, 23 tahun turun pada pertengahan babak kedua ketika Belanda bermain dengan Denmark, ketika Oranye unggul lewat gol bunuh diri Daniel Agger.

Menjelang akhir permainan, tembakan Elia menghampiri kaki Dirk Kuyt yang menjadi pencetak kemenangan Belanda. Performa pemain Hamburg itu buktinya mampu menghidupkan permainan Belanda.

GOAL | BAGUS WIJANARKO






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.