Tekuk Brasil, Van Marwijk Yakin Belanda Juara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bert Van Marwijk. AFP/ FABRICE COFFRINI

    Bert Van Marwijk. AFP/ FABRICE COFFRINI

    TEMPO Interaktif , Port Elizabeth – Belanda telah berhasil melewati salah satu rintangan terbesar mereka, Brasil, di perempat final dengan kemenangan 2-1, Jumat (2/7).

    Tapi, pelatih Bert van Marwijk menegaskan pekerjaan pasukannya belum selesai. Ia bahkan yakin tim Oranje bisa jadi juara di Afrka Selatan.

    "Saya sudah pernah bilang sebelum turnamen Piala Dunia ini digelar dan saya akan mengulanginya sekarang: Kami datang ke sini untuk memenangi turnamen ini,” kata Van Marwijk. “Publik menertawakan pernyataan ini dua pekan lalu, tapi saya masih yakin kami bisa terus melaju."

    Van marwijk kemudian membahas penampilan Belanda dan mengakui timnya bermain buruk di babak pertama sehingga tertinggal 0-1.

    "Entah bagaimana kami gagal memainkan gaya kami sebelum turun minum. Kami perlahan meningkat setelah 25 menit, tapi kami layak bersyukur hanya teringgal 1 gol di babak pertama," kata Van Marwijk.

    "Kami menunjukkan kemampuan kami di babak kedua. Kami seharusnya bisa mencetak empat atau lima gol usai jeda.”

    Van Marwijk terlihat berang mendengar tudingan Arjen Robben telah berbuat curang dengan melakukan diving yang menghasilkan hadiah tendangan bebas buat Belanda yang dikonversikan menajdi gol oleh Wesley Sneijder untuk mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.

    Ulah itulah yang membuat para pemain Brasil kesal terhadap Robben hingga terjadi insiden penginjakan oleh Felipe Melo yang membuat dirinya diganjar kartu merah.

    "Lawan kami yang lebih berusaha untuk memprovokasi kami daripada kami memprovokasi mereka. Anda bisa lihat itu dari awal."

    Mengenai kartu merah Felipe Melo, Van Marwijk mengatakan: "Saya telah melihat tayang ulang dari insiden kartu merah itu dan Anda seharusnya malu, hal yang mempermalukan sepakbola Brasil."

    AP | A. RIJAL

    VIDEO: GOL-GOL BELANDA KALAHKAN BRASIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.