Thuram: Evra Tak Boleh Lagi Perkuat Prancis

Reporter

Editor

Patrice Evra dan pelatih Perancis Raymond Domenech (kanan). AP/Hassan Ammar

TEMPO Interaktif , Paris - Patrice Evra, yang memimpin para pemain Prancis untuk melakukan aksi mogok latihan di Afrika Selatan, tak boleh lagi diizinkan memperkuat Les Bleus. Pernyataan ini dilontarkan mantan kapten Prancis, Lilian Thuram, Jumat (2/7).

Evra diangkat sebagai kapten oleh pelatih Raymond Domenech jelang Piala Dunia 2010. Tapi, posisi langsung dicabut setelah ia memimpin aksi boikot latihan yang dilakukan para pemain Prancis sebagai ungkapan protes atas pemulangan striker Nicolas Anelka yang telah menghina Domenech.

Insiden itu melengkapi kehancuran Prancis yang akhirnya tesingkir di babak penyisihan setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan.

“Saya telah meminta Dewan Federal (dari Federasi Sepakbola Prancis, FFF) untuk menjatuhkan sanksi berat terhadap para pemain itu,” kata Thuram yang kini jadi pengurus FFF, seusai pertemuan di Paris.

“Contohnya, sang kapten, Patrice Evra, ia jangan pernah lagi dipanggil (ke timnas),” tambah Thuram yang telah mengoleksi 142 caps buat Prancis dan ikut membantu tim itu merebut Piala Dunia 1998.

"Ketika kita menjadi kapten tim Prancis, kita harus bertanggung pada kostum ini dan publik. Ketika para pemain mengurung diri dalam bus dan pelatih yang membacakan pernyataan mereka, itu menunjukkan sang pelatih tak lagi dihormati.

"Dalam setiap kelompok selalu ada para pemimpin dan orang-orang yang jadi pengikut dan sebagian lain yang tak setuju, tapi tak berani berkata tidak.''

REUTERS | A. RIJAL






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.