Argentina Kalah, Sutiyoso Salahkan Maradona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Maradona. AP/Keystone, Peter Klaunzer

    Diego Maradona. AP/Keystone, Peter Klaunzer

    TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kesal bukan kepalang.  Tim jagoannya Argentina babak belur digebuki Jerman di perempat final empat gol tanpa balas.  "Mereka bermain bagus, tapi pelatihnya buruk, terlalu banyak omong," ujarnya kepada Tempo. 

    Dia mencontohkan komentar-komentar miring pelatih Argentina Diego Maradona terhadap lawannya sebelum partai perempat final itu digelar.  "Kalau mau banyak ngomong, harusnya nanti saja kalau sudah juara," kata purnawirawan dua bintang itu.

    Sebagai mantan kiper Kesebelasan Perwira Tinggi Angkatan Darat dan pembina Persija Jakarta, Sutiyoso tidak menjagokan Argentina tanpa alasan.  Dia menganggap Albiceleste memiliki kelebihan di penyerangan.  "Sejak awal saya perhatikan mereka yang mainnya paling bagus," katanya.

    Bang Yos, panggilannya, mengatakan Lionel Messi adalah pemain paling berbahaya di Afrika Selatan, walaupun harus pulang tanpa gol.  "Dia sengaja menggiring bola biar lawan ngerubutin, terus beri umpan ke temannya sehingga bisa bikin gol dengan mudah," katanya bersemangat layaknya pengamat bola di televisi.

    "Saya ndak tahu itu perintah pelatih apa bukan, tapi yang jelas Messi cerdik sekali," ujarnya.  Kini dia tidak lagi bisa menyaksikan aksi-aksi Messi si kutu.  Piala Dunia tidak lagi menarik bagi Bang Yos.

    REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.