Kunci Sukses Menang: Bermain Kolektif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker Belanda Robin van Persie mengontrol Jabulani dalam penyisihan grup E Piala Dunia di Moses Mabhida stadium, Durban (19/6). Belanda berhasil membungkam Jepang 1-0. AFP/ Javier Soriano

    Striker Belanda Robin van Persie mengontrol Jabulani dalam penyisihan grup E Piala Dunia di Moses Mabhida stadium, Durban (19/6). Belanda berhasil membungkam Jepang 1-0. AFP/ Javier Soriano

    TEMPO Interaktif , Cape Town:Tim-tim yang hanya memfokuskan strategi bermain di Piala Dunia 2010 hanya kepada pemain-pemain bintangnya adalah hal usang. Komentar pedas ini disampaikan ujung tombak Belanda Robin van Persie.

     

    Belanda lolos ke semi final untuk berhadapan dengan Uruguay Selasa (6/7). Spanyol dan Jerman akan bertemu pada laga empat besar lainnya selang sehari untuk menentukan siapa yang akan melaju sebagai finalis.

    Namun, bintang-bintang besar di lapangan hijau seperti Wayne Rooney (Inggris), Cristiano Ronaldo (Portugal), Lionel Messi (Argentina), dan Kaka tidak lagi bisa berpartisipasi setelah tim-timnya tersingkir.

    Van Persie mengatakan sudah tidak jamannya hanya menggantungkan permainan kepada satu atau dua pemain untuk memenangkan turnamen seperti terjadi pada masa lalu.

    “Situasi ini mungkin dialami Maradona, meski mereka mendapat banyak bantuan. Bukan isu lagi sebuah tim hanya menggantukan kemenangan pada satu pemain,” tegas Persie, Senin (5/7).

     

    “Melihat tim-tim lainnya seperti kami, seperti Jerman dan Spanyol, jelas sebuah tim harus bermain bersama-sama. Inggris dan Portugal menempatkan harapan kepada Rooney dan Ronaldo (dan gagal). Namun ini adalah berkah bagi sepak bola, tegas Persie.

     

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.