Hakim Garis Akui Kesalahan dalam Insiden 'Gol Hantu' Lampard  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Alessandra Tarantino

    AP/Alessandra Tarantino

    TEMPO Interaktif , Montevideo – Hakim garis asal Uruguay yang luput melihat bola tembakan gelandang Inggris Frank Lampard melewati garis gawang melawan Jerman di babak 16 Besar mengakui kesalahannya.

    Menurut asisten wasit bernama Mauricio Espinosa itu, tembakan Lampard terlalu cepat sehingga boa luput dari pengamatannya dan ia menyebut kesalahan itu sebagai sesuatu kekurang beruntungan.

    “Itu tembakan yang sangat cepat sehingga saya tak bisa melihatnya dengan seksama meski saya berada di posisi yang tepat,” kata Espinosa seperti dikutip harian Uruguay, El Pais, Senin (4/7).


    “Kami juga tak melihat tayangan ulangnya di ruang ganti, tapi kami bisa merasakan apa yang telah terjadi. Baru saat kami melihat televisi kami menyadari apa yang telah terjadi.


    “Saya merasa sangat sedih dengan kejadian itu karena kami telah mempersiapkan diri dalam waktu yang lama untuk Piala Dunia ini. Itu bisa terjadi terhadap siapa saja, sialnya, orang itu adalah kami. Kita hanya perlu menerimanya. Kehidupan terus berjalan.”

    Setelah insiden 'gol hantu' di babak pertama itu, penampilan Inggris semakin berantakan di sisa pertandingan hingga akhirnya kalah telak 1-4.

    Kalau saja tembakan Lampard itu dinyatakan sebagai gol maka Inggris akan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum turun minum. Pelatih Fabio Capello bahkan yakin Inggris akan bisa memenangi pertandingan itu

    Itu bukan hanya menjadi penampilan terakhir Inggris di Afrika Selatan, tapi juga kiprah terakhir Espinosa karena kemudian FIFA tak mencantumkan namanya dalam daftar hakim garis untuk babak perempat final ke depan.

    ADVERTISEMENT

    AP | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.