Ballack Tolak Bahas Masa Depannya di Timnas Jerman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Ballack. AP/Michael Sohn

    Michael Ballack. AP/Michael Sohn

    TEMPO Interaktif , Lukesmburg - Michael Ballack menolak membicarakan masa depan kariernya di timnas Jerman terlepas dari banyaknya desakan agar dirinya segera pensiun.

    Gelandang dan kapten tim Jerman ini terpaksa absen dari Piala Dunia 2010 antaran cedera serius yang didapatnya saat memperkuat Chelsea melawa Portsmouth pada final Piala FA Mei lalu.

    Situasi itu sempat menimbulkan kekhawatiran mengingat posisi Ballack di tim Jerman selama ini sangat vital. Tapi, belakangan sosoknya mulai dilupakan menyusul penampilan impresif Der Panser di bawah pimpinan kapten baru Philipp Lahm yang telah membawa mereka hingga ke semifinal di mana mereka akan berhadapan dengan juara Eropa Spanyol, Rabu (7/7).

    Kenyataan itu membuat banyak pihak yakin Jerman tak lagi membutuhkan Ballack. Bahkan mantan kapten Jerman Lothar Matthaeus telah meminta pemain berusia 32 tahun itu unhtuk mundur dari timnas sementara Lahm juga telah mengatakan keinginannya untuk tetap menjadi kapten seusai Piala Dunia ini.

    "Saya tak mau bebricara tentang topik itu," kata Ballack seperti dikutip harian Luksemburg, L'essentiel, edisi Internet.

    Ballack, yang musim depan akan kembali berkiprah di Bundesliga memperkuat Bayer Leverkusen, lebih memilih berkomentar tentang kiprah Jerman di Afrika Selatan dan optimistis skuad Joachim Loew itu berpeluang besar lolos ke final.

    "Semua pemain tampil dengan baik, mereka melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi," katanya.

    "Mereka telah mengalahkan dua tim bagus (Inggris 4-1 dan Argentina 4-0) dengan memainkan sepakbola hebat. Kami punya peluang besar saat melawan Spanyol dan tim ini sarat dengan kepercayaan diri."

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.