Cedera Punggung, Klose Terancam Absen Lawan Uruguay  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miroslav Klose. AFP / JOHN MACDOUGALL

    Miroslav Klose. AFP / JOHN MACDOUGALL

    TEMPO Interaktif , Erasmia – Ambisi striker Miroslav Klose merebut gelar top skorer sekaligus menyamai rekor 15 gol Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa, terancam gagal.

    Pasalnya, pemain Bayern Muenchen ini dikabarkan menderta cedera punggung dan diragukan tampil memperkuat Jerman dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Uruguay di Port Elizabet, Sabtu (10/7).

    Klose mendapatkan cederanya saat Jerman kalah 0-1 dari Spanyol dalam semifinal di Durban, Rabu (7/7) dan asisten pelatih Hansi Flick mengatakan, Kamis (8/7), bahkan pemain kelahiran Polandia berusia 32 tahun itu masih terganggu oleh cedera itu.

    Klose telah membukukan 4 gol di turnamen ini, hanya terpaut 1 gol dengan striker Spanyol David Villa dan gelandang Belanda Wesley Sneijder yang memuncaki daftar top skorer sementara dengan sama-sama mengoleksi 5 gol.

    Kloses, yang telah membukukan masing-masing 5 gol dalam dua Piala Dunia sebelumnya, juga hanya terpaut 1 gol dengan rekor Ronaldo sebagai top skorer Piala Dunia sepanjang masa.

    ADVERTISEMENT

    "Klose punya masalah dengan punggungnya," kata Flick.

    "Ia mendapatkan cederanya saat berduel di udara dan kami berharap ia akan pulih untuk pertandingan nanti."

    Flick kemudian menambahkan bahwa gelandang Sami Khedira dan kapten Philipp Lahm juga mengalami sedikit masalah dengan kondisi fisiknya.

    Meski begitu, Lahm sendiri menegaskan dirinya siap tampil melawan Uruguay di Port Elizabeth.

    "Jangan khawatir, saya akan terkejut jika saya tak siap untuk pertandingan itu. Kondisinya (cedera) sama sekali tak serius. Saya juga masih punya waktu untuk istirahat dan tubuh ini bisa pulih saat istirahat."

    Lahm yang terlihat menangis seusai kekalahan dari Spanyol, mengatakan dengan tidurnya semalam ia bisa sedikit melupakan kekalahan itu dan ia juga meralat ucapannya bahwa laga perebutan tempat ketiga ini tidak penting.

    "Empat tahun silam, kami berpikir fantastis rasanya berlaga memperebutkan peringkat ketiga," kata Lahm merujuk pada kemenangan Jerman atas Portugal dalam perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2006.

    "Sebelumnya, saya sering mengatakan ke banyak orang bahwa saya bahkan tak tertarik menyaksikan pertandingan seperti itu lewat televisi.

    "Tapi kini, saya percaya bahwa memenangi pertandingan ini punya arti penting dan ini bisa memberikan kami sedikit hiburan."

    AP | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...