Van Persie Simpan Aksi Terbaik Untuk Partai Final  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin van Persie. AP/Frank Augstein

    Robin van Persie. AP/Frank Augstein

    TEMPO Interaktif , Johannesburg – Striker Belanda Robin van Persie menyimpan aksi terbaiknya untuk pertandingan final melawan Spanyol. Demikian kata pelatih Belanda Bert van Marwijk, Kamis (8/7).

    Van Persie, yang selalu diturunkan sebagai striker tunggal di Afrika Selatan, telah gagal memenuhi ekspektasi dengan hanya membukukan 1 gol sementara rekannya, playmaker Wesley Sneijder telah menjaringkan 5 gol dan menjadi top skorer sementara bersama striker Spanyol David Villa.

    Tapi, fakta itu tak membuat Van Marwijk meragukan kualitas Van Persie.

    “Robin telah sangat meningkat dalam beberapa laga terakhir dan saya masih sangat mempercayainya,” kata Van Marwijk. “Saya pikir ia akan menunjukan sepakbola terbaiknya di laga berikutnya.”

    Van Marwijk punya banyak pilihan pemain untuk final di Soccer City, Minggu (11/7) karena semua anggota timnya dalam kondisi fit sementara dua pemain yang sempat absen di semifinal lantaran terganjal sanksi, Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong, sudah bisa tampil kembali.

    Belanda mengalahkan Uruguay 3-2 di semifinal untuk lolos ke final Piala Dunia pertama dalam 32 tahun terakhir sklaigus yang ketiga setelah 1974 dan 1978.

    Pencapaian ini membuat Van Marwijk sejajar dengan dua pelatih legendaris mendiang Rinus Michels dan Ernst Happel yang membawa Belanda ke dua final Piala Dunia di era 1970-an itu.

    Tapi, mengaku tak memikirkan rekor pribadinya di final nanti.

    “Saya bukan tipe orang yang berpikir tentang keberadaan pribadi di pertandigan itu. Saya hanya menghadapinya sebagai pertandingan terpenting dalam hidup saya,” kata Van Marwijk.

    “Kmai (para staf pelatih) berbicara banyak mengenai hal itu, tapi kami tak bersikap berlebihan. Sebenarnya, kami menghadapi pertandingan ini sama seperti yang selalu kami lakukan meski sorotan media membuat kami menyadari ini sebuah final Piala Dunia, tapi semua itu tak mengubah persiapan kami.”

    Belanda telah memenangi 14 laga beruntun sejak babak kualifikasi, tapi mereka tak pernah benar-benar memainkan sepakbola menghibur yang pernah menjadi trademark tim Oranje di masa lalu.

    Tapi, Van Marwijk percaya masih ada ruang untuk perbaikan dan konsistensi dalam timnya.

    “Kami telah memenangi enam pertandingan beruntun di turnamen ini dan juga memainkan sejumlah sepakbola indah, tapi terkadang kami terlalu ceroboh ketika aliran serangan kami tak menghasilkan gol,” tandasnya.

    REUTERS | A.RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.