Orang Suci di Bawah Mistar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iker Casillas. AP/Martin Mejia

    Iker Casillas. AP/Martin Mejia

    TEMPO Interaktif ,Pelatih Vicente del Bosque berperan besar dalam karir Iker Casillas. Saat masih menukangi Real Madrid, dia menarik Casillas ke tim senior pada 1998, saat si kiper masih bau kencur, 17 tahun. Hasilnya tidak mengecewakan. Dua tahun kemudian Casillas mempersembahkan Piala Champions untuk Los Blancos.

    Sukses di klub membawanya ke tim nasional. Casillas mendapat kesempatan pertama membela La Furia Roja pada 2000. Sejak itu dia jadi sosok tak tergantikan di mistar Spanyol. Kini, di usia 29, namun Iker dia jadi anggota paling senior Spanyol dengan 110 caps. Mengingat kiper bisa bermain hingga 35 tahun, dia berpotensi menggeser Andoni Zubizarreta, pemain yang paling sering mengenakan seragam La Furia dengan 126 caps.

    Menjadi kapten, menyelamatkan tim, dan mempersembahkan Juara Eropa tidak membuatnya besar kepala. Dia menolak puji sanjung saat menepis penalti Paraguay di perempat final. "Pahlawan sebenarnya Pepe Reina (kiper cadangan Spanyol) dia memberi tahu kemana arah bola," katanya.

    Casillas seakan tidak pernah lupa asal-usulnya di Mostoles, pemukiman pekerja di pinggiran Madrid. Dia lebih sering memanfaatkan waktu luangnya untuk berderma ketimbang pesta pora, seperti bintang lainnya. Pendukung pun menyematkan gelar Santo alias Orang Suci di depan namanya.

    Sosok San Iker dipastikan akan menambah rasa aman bagi kesucian gawang Spanyol di Johannesburg nanti.

    FIFA | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto