Tekuk Uruguay 3-2, Jerman Finis di 3 Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Jerman memastikan posisi juara ketiga di piala dunia 2010 usai mengalahkan Uruguay 3-2. REUTERS/Oleg Popo

    Timnas Jerman memastikan posisi juara ketiga di piala dunia 2010 usai mengalahkan Uruguay 3-2. REUTERS/Oleg Popo

    TEMPO Interaktif, Port Elizabeth - Jerman mendapat hadiah hiburan di Afrika Selatan setelah menang 3-2 atas Uruguay dalam laga perebutan tempat ketiga di Nelson Mandela Bay Stadium, Minggu (11/7) dinihari WIB.

    Posisi ini sama dengan yang diraih Der Panzer pada Piala Dunia 2006 di Jerman di mana mereka juga finis di peringkat ketiga setelah mengalahkan Portugal 3-1. Total, Jerman telah empat kali meraih posisi 3 Besar Piala Dunia, 1934, 1970, 2006 dan 2010.

    Jerman gagal ke final setelah dikalahkan Spanyol 1-0 di semfinal sementara Uruguay ditekuk Belanda 3-2.

    Ini adalah pertemuan kedua Jerman dan Uruguay dalam perebutan tempat ketiga setelah duel mereka di Piala Dunia 1970 di Meksiko. Ketika itu Uruguay juga kalah 0-1 dari Jerman yang saat itu masih berstatus Jerman Barat.

    Harapan Uruguay membalas kekalahan itu akhirnya tak terpenuhi. Tapi, mereka sempat merepotkan Jerman lewat serangan-serangannya yang bergelombang.  

    Meski begitu Jerman yang memang jadi favorit dalam laga ini unggul lebih dulu lewat gol Thomas Mueller di menit ke-19 memanfaatkan bola muntah dari tembakan Bastian Shweinsteiger  yang masih bisa diblok kiper Fernando Muslera.

    Ini adalah gol kelima Mueller di Afrika Selatan yang membuatnya sejajar dengan striker Spanyol David Villa dan playmaker Belanda Wesley Sneijder di puncak daftar top skorer sementara Piala Dunia 2010.  

    Keunggulan Jerman tak bertahan lama karena kurang dari 10 menit kemudian Uruguay berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Edinson Cavani . Gol ini berawal dari sukses Diego Perez merebut bola dari kaki Schweinsteiger di tengah lapangan.

    Ia kemudian memberikan bola kepada Luis Suarez yang langsung meneruskannya kepada Cavani di sektor kiri. Striker Palermo itu pun tak membuang waktu dan langsung melepaskan tembakan ke gawang Jerman yang dikawal kiper cadangan Hans-Joerg Butt.

    Di babak kedua, Uruguay mengawali pertandingan dengan lebih agresif dan upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-51 ketika Egidio  Alevaro melemparkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut dengan tendangan first time oleh Diego Forlan untuk menaklukkan kiper Butt sekaligus membawa La Celeste berbalik unggul 2-1.

    Gol itu juga membawa Forlan ke puncak daftar top skorer dengan 5 gol selevel dengan Mueller, Villa dan Sneijder.

    Tapi, Jerman segera bereaksi dan membalas lewat gol Marcell Jansen hanya selang 5 menit kemudian. Gol ini berawal dari umpan Jerome Boateng dari sisi kanan yang langsung disambut jansen dengan sundulannya.

    Di sisa pertandingan kedua tim  semakin meningkatkan serangan, tapi Jerman terbukti lebih efektif karena delapan menit jelang bubaran mereka berhasil mendapatkan gol ketiga untuk mengembalikan keunggulan menjadi 3-2. 

    Gol ini dibukukan oleh gelandang Sami Khedira dengan kepalanya memanfaatkan bola liar dari sebuah tendangan sudut. 

    Di saat-saat terakhir Uruguay sempat memperoleh sebuah peluang emas untuk menyamakan kedudukan saat mendapat hadiah tendangan bebas di bibir kotak penalti Jerman. Tapi, tembakan Forlan masih membentur mistar gawang dan kegagalan itu memastikan kemenangan Jerman. 

    Susunan Pemain

    Uruguay: 1-Fernando Muslera; 4-Jorge Fucile, 2-Diego Lugano, 3-Diego Godin, 22-Martin Caceres; 16-Maximiliano Pereira, 15-Diego Perez (5-Walter Gargano 77), 17-Egidio Arevalo, 7-Edinson Cavani (13-Sebastian Abreu 88); 9-Luis Suarez, 10-Diego Forlan.

    Jerman: 22-Hans-Joerg Butt; 20-Jerome Boateng, 3-Arne Friedrich, 17-Per Mertesacker, 4-Dennis Aogo; 2-Marcell Jansen (18-Toni Kroos 81), 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 13-Thomas Mueller, 8-Mesut Ozil (5-Serdar Tasci 90+1); 19-Cacau (9-Stefan Kiessling 73).

    Wasit: Benito Archundia (Meksko)

    REUTERS | A. RIJAL 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.