Thomas Muller, Harapan Baru Sepak Bola Jerman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thomas Mueller. AP Photo/Roberto Candia

    Thomas Mueller. AP Photo/Roberto Candia

    TEMPO Interaktif, Durban - Piala Dunia 2010 menjadi gerbang baru regenerasi sepak bola Jerman. Saat Michael Ballack, Miroslav Klose, dan Hans-Jorg Butt memasuki senja di karir masing-masing, nama-nama mewarnai Der Panzer, seperti Thomas Muller, Mesut Ozil, Jerome Boateng, dan Toni Kroos.

    Bintang segala bintang pemain muda itu tentu saja adalah Thomas Muller. Pemain berusia 20 tahun ini selalu menjadi pilihan utama pelatih Joachim Loew di Afrika Selatan. Dan sumbangan gol Muller bagi Jerman juga siginifikan, yaitu 5 gol. Berkat kecemerlangan itu, Muller menjadi kandidat pemain muda terbaik Piala Dunia 2010 bersama Giovani Dos Santos (Meksiko) dan Andre Ayew (Ghana).

    Menjadi kandidat pemain muda terbaik tak lantas membuat Muller besar kepala. Pemain yang bergabung dengan Bayern Muenchen sejak usia 10 tahun itu menyatakan dirinya tak mengalami tekanan apa pun dalam persaingan merebut gelar pemain muda terbaik pilihan FIFA.

    “Secara personal aku senang masuk nominasi, tetapi aku sebenarnya lebih suka memenangkan gelar Piala Dunia dengan tim,” kata Muller. “Ini memberiku perasaan yang hebat ketika turnamen yang akan mengakhiri musim berjalan bagus.”


    Muller adalah tipikal penyerang serba bisa. Pemain dengan nomor punggung 13 ini bisa menjadi penyerang tengah sekaligus sebagai penyerang lubang. Sebagai gelandang serang, Muller juga bisa bermain di tengah, maupun kedua sayap. Kelebihannya terletak pada teknik dan kecepatan larinya. Selain itu ia memiliki akurasi tembakan dan sundulan kepala yang bagus. Penempatan posisi dan umpan-umpan dari kakinya juga bagus.

    Kelebihan lain yang ia miliki dan sering menuai pujian adalah kesabarannya. Gaya permainannya mengingatkan kita kepada mantan bintang Italia, Fransesco Totti. Tapi Muller mengakui bahwa ia bukan tipikal pemain yang mengandalkan kemampuan individu untuk membongkar pertahanan lawan.

    “Aku bukan pemain yang menggiring bola melewati lima pemain dan kemudian mencetak gol spektakuler. Aku butuh penyerang-penyerang bagus di sekitarku. Aku tidak pernah bisa main bagus tanpa rekan setim yang bagus,” ujarnya.

    Peluang Muller merebut gelar pemain muda terbaik di Piala Dunia 2010 sangat besar. Ia terbukti sangat berperan membawa Jerman melangkah hingga semifinal dan merebut juara ketiga. Tanpa dirinya yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, Jerman kalah dari Spanyol di babak semifinal.

    Bagi Muller, prestasinya di Afrika Selatan hanyalan kelanjutan kisah sukses yang ia raih dalam dua musim belakangan. Pemain dengan tinggi badan 186 cm ini memulai debut penuhnya di tim senior Bayern Muenchen pada Agustus 2008 saat melawan Hamburger SV di Bundesliga. Di Liga Champions, ia memulai pada 10 Maret 2009 saat Muenchen menaklukkan Sporting CP 7-1. Muller mencetak gol terakhir bagi Hollywood FC di laga itu.

    Di tim nasional, Muller baru membela tim nasional Jerman senior pada laga persahabatan melawan Argentina pada Maret lalu. Hingga kini, Muller telah bermain untuk Jerman sebanyak 8 kali dan 5 gol.

    BERBAGAI SUMBER | ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.