Robben: Puyol Seharusnya Dikartu Merah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Spanyol Carles Puyol (kiri) dan pemain Belanda Arjen Robben, dalam pertandingan final Piala Dunia 2010 di stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan (12/7). REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pemain Spanyol Carles Puyol (kiri) dan pemain Belanda Arjen Robben, dalam pertandingan final Piala Dunia 2010 di stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan (12/7). REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO Interaktif , Johannesburg:Bek Spanyol Carles Puyol seharusnya menjadi pemain pertama yang diusir keluar dari lapangan oleh wasit asal Inggris Howard Webb. Komentar pedas ini disampaikan Arjen Robben setelah Belanda kalah 1-0 dari Spanyol pada babak final Piala Dunia 2010 di Soccer City Stadium, Senin (12/7).

    Puyol, yang telah menerima kartu kuning pertama pada awal babak, melanggar Robben 10 menit sebelum permainan usai pada perpanjangan waktu kedua ketika berusaha merebut bola dari bintang Bayern Muenchen itu. Namun pemain pemain berkepala plontos itu tetap berlari dan menguasai bola sebelum Iker Casillas membuang bola.

    “Ketika saya mendapat peluang emas untuk mencetak gol kedua kalinya wasit seharusnya memberi kami hadiah tendangan bebas dan Puyol harus dikartu merah,” kecam Robben.

    “Webb memberi saya peluang untuk mencetak gol namun tidak ada rekan yang membuat saya sulit bergerak. Posisi Casillas juga sudah mendekati saya,” Robben menjelaskan.

    Setelah menyumbangkan satu gol bagi kemenangan 2-1 Belanda dari Brasil 2-1 di perempat final, Robben dihujat lantaran aksi divingnya di final. Tak mempedulikan ia memprotes kepada Webb jika dirinya telah dilanggar. “Sebagai pemain Anda selalu ingin mecntak gol dan terutama 10 menit jelang permainan usai di final Piala Dunia ketika Anda punya peluang emas untuk mencetak gol,” tegas Robben.

    “Ketika saya gagal mencetak gol pada percobaan pertama itu memang kesalahan saya. Saya tidak cukup sabar dan seharusnya mengelilingi dulu Casillas ketimbang langsung menembakkannya,” kata Robben merujuk pada peluang emasnya pada menit ke-62 setelah menerima long pass dari Wesley Sneijder.

    Robben mengakui rekan setimnya tidak bersimpati dengan kebijakan Webb pada laga final kali ini. Wasit berbadan tegap itu memberi delapan pemain Oranye hukuman kartu kuning dan mengusir keluar lapangan bek John Heitinga pada babak pertama perpanjangan waktu.

    “Ketika Anda tampil di final Piala Dunia Anda memerlukan seorang wasit kelas dunia. Saya harus sangat hati-hati atas apa yang saya katakan, ini bukan masalahnya pada pertandingan ini,” tegas Robben.

    Robben sendiri beruntung tak diusir setelah mendapat peluit posisinya dalam posisi offside namun tetap mendribel bola sebelum menendangnya masuk ke gawang Casillas.

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO

    VIDEO: MOMEN PENTING LAGA SPANYOL VS BELANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.