Kemenangan Spanyol, Kemenangan Sepak Bola Indah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesebakbola Spanyol Gerard Pique menjunjung trofi Piala Dunia ke langit di Soccer City stadium, Johannesburg (12/7). Untuk pertama kalinya, sang matador meraih supremasi tertinggi dalam persepakbolaan dunia. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pesebakbola Spanyol Gerard Pique menjunjung trofi Piala Dunia ke langit di Soccer City stadium, Johannesburg (12/7). Untuk pertama kalinya, sang matador meraih supremasi tertinggi dalam persepakbolaan dunia. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO Interaktif , Johannesburg:Arsitek Spanyol Vicente del Bosque kesuksesan timnya di Piala Dunia Afrika Selatan sebagai “Ganjaran untuk sepak bola indah” di mana La Furia Roja bertahan meladeni permainan keras yang dilancarkan para pemain Belanda untuk meraih gelar pertama Piala Dunia setelah bertarung di Johannesburg.

    Spanyol tampil meyakinkan pada laga yang dipenuhi permainan kasar, di mana wasit Howard Webb sampai harus mengeluarkan 14 kartu kuning plus satu merah bagi bek Belanda John Heitinga. Operan indah Cesc Fabregas yang turun menggantikan Xabi Alonso diselesaikan dengan cantik oleh Andres Iniesta dengan tembakan kaki kanannya pada menit ke-166 babak perpanjangan waktu.

    Jika ada kekecewaan pada jalannya pertandingan yang berjalan keras, namun Del Bosque akhirnya bisa menemukan pelipur lara atas kesuksesan yang diraih timnya saat ini. “Saya di sini untuk berbicara tentang hal-hal indah dalam sepak bola. Pertandingannya berjalan dengan ketat, imbang. Pertandingannya memang berjalan keras namun itulah sepak bola,” tegas Del Bosque, Senin (12/7).

    Permain Jerman, menurut Del Bosque menyulitkan Spanyol untuk bermain dengan nyaman. “Kedua tim saling menekan namun sepak bola adalah soal serangan. Ganjarannya hari ini adalah sepak bola indah,” Del Bosque menjelaskan.

    Del Bosque mengaku telah menelepon keluarganya tentang keberhasilan Spanyol dari ruang ganti setelah pertandingan. Menurutnya semua keluarganya luar biasa gembira dan kehilangan kata-kata. “Namun Spanyol sebagai suatu negara layak meraih kemenangan ini. Ini melampaui olahraga. Semua orang mendukung di belakang di Spanyol dan kami senang untuk menghadiahkan mereka semua dengan kemenangan ini,” katanya.

    Komentar pasca pertandingan yang disampaikan Iniesta sempat diganggu teriakan kemenangan dari Carles Puyol, Gerard Pique, dan Fabregas yang di ruang media. Iniesta diganjar kartu kuning setelah melepas jersy yang dipakainya tak lama setelah mencetak gol kemenangan Spanyol.

    GUARDIAN | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.