Iniesta, Bintang Kecil di Laga Akbar  

Reporter

Editor

Andres Iniesta (6) membobol pertahanan kiper Belanda Maarten Stekelenburg dalam final Piala Dunia di Soccer City stadium, Johannesburg (12/7). Gol Iniesta merupakan kunci kemenangan matador atas tim oranye dengan skor tipis 1-0. REUTERS/Michael Kooren

TEMPO Interaktif, Johannesburg - Ketimbang pemain Eropa, Andres Iniesta tergolong mungil. Bersama Pedro dan Xavi, pemilik tinggi badan 1,7 meter ini menjadi anggota skuad terpendek di Spanyol. Namun jangan tanya jasanya.

Barcelona dan Spanyol kerap menggantungkan asa ke pemain kelahiran Fuentealbilla 26 tahun lalu ini, lewat gol-gol kemenangan. Tembakannya meloloskan La Blaugrana dari hadangan Chelsea di semi final Liga Champions tahun lalu. Dia kembali mencetak gol kemenangan saat Spanyol menyingkirkan Chile 2-1 di babak 16 besar Piala Dunia ini.

Terkini, bukan terakhir, dunia mengenang Iniesta sebagai pahlawan di Afrika Selatan. Dia mencetak gol semata wayang di menit 116 dan membawa Spanyol tampil sebagai kampiun dunia.

Sepanjang pertandingan, Iniesta terus menebar teror di lini pertahanan Belanda, yang dihuni pemain-pemain berbadan lebih besar. Gelandang serang itu kerap memanfaatkan tubuh mungilnya untuk menyelip di antara lawan. Seperti yang ditunjukannya saat melewati ketiak lawan yang bertubuh 1,82 meter, John Heitinga, dan membuatnya sampai di hadapan gawang Belanda. Sayang, tembakannya dipatahkan Wesley Sneijder.

Berkali-kali mencoba, berkali-kali pula gagal. Skor tetap kaca mata hingga perpanjangan waktu kedua. Namun Iniesta tidak menyerah. "Saya percaya bisa mencetak gol kemenangan," ujarnya, Senin (12/7). Dia tidak mengingat peluang yang dilewatinya. "Yang terpikir hanya memenangkan Piala Dunia," katanya.

Tekadnya menelurkan gol impian itu, hanya empat menit sebelum perpanjangan waktu kedua berakhir. Menyongsong umpan terobosan Cesc Fabregas di kotak penalti Belanda, yang kosong setelah bek tengah Heitinga mendapat kartu merah, Iniesta menghujam gawang dengan tembakan kaki kanan yang keras. "Saya sangat senang bisa mencetak gol penentu, seluruh tim juga telah bermain baik," ujarnya.

Gol itu dia persembahkan untuk sahabatnya, Dani Jarque, kapten klub Espanyol yang meninggal akibat serangan jantung Agustus lalu. Dia tidak peduli akan kartu kuning akibat menanggalkan seragam untuk menunjukan tulisan "Dani Jarque Selalu Bersama Kami" di kaus dalamnya.

Gol tunggalnya mengawinkan Piala Eropa dan Piala Dunia. Capaian La Furia Roja ini baru terjadi dua kali, setelah Jerman Barat melakukannya pada 1974. "Spanyol pantas menang, ini adalah hal yang akan selalu dikenang dan dibanggakan," kata Iniesta.

Sanjung puji dari skuad Matador tidak berhenti di lapangan hijau, saat rekan-rekannya mengerubungi Iniesta seperti semut memuja gula. Di ruang jumpa pers usai pertandingan Gerard Pique, Carles Puyol, dan Fabregas terus mengintil sang pahlawan. "Kami mencintaimu Andres, kita Juara Dunia," kata mereka. Pekikan singkat yang menjabarkan peran si mungil di mata para jawara.

FIFA | REZA M






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.