Paul si Gurita Peramal Pensiun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paul, si gurita peramal. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Paul, si gurita peramal. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO Interaktif, Berlin - Paul si gurita cenayang pensiun dari segala hal yang berbau ramal-meramal seiring dengan berakhirnya Piala Dunia 2010. "Dia akan kembali ke pekerjaan utama yang dicintainya: bermain dengan pengurus dan menghibur anak-anak yang mengunjunginya," ujar Tanja Munzig, juru bicara Sea Life Akuarium di Oberhausen, Jerman, tempat tinggal Paul, Senin (12/7).

    Siang tadi, Paul mendapat penghargaan dari para karyawan akurium, yaitu piala berwarna emas yang menyerupai Piala Dunia. Walaupun piala sudah ditaburi kerang, makanan kesukaannya, dia cuek. Paul seakan ingin menunjukan ke dunia bahwa dia bukan gurita kebanyakan yang mudah terpancing kilauan umpan.

    Binatang berkaki delapan itu jadi sensasi setelah menebak pemenang delapan pertandingan dengan tepat. Dengan memilih makanan yang disimpan dalam dua kotak berbendera tim yang akan bertanding, Paul memprediksi delapan partai dengan tepat. Kemampuan menebak terakhirnya dia kerahkan untuk memprediksi kemenangan Spanyol atas Belanda di partai puncak.

    Ini jadi turnamen kedua Paul. Si gurita mulai menebak hasil pertandingan pada Piala Eropa dua tahun lalu. Dia menebak seluruh partai yang dilakoni Jerman dengan tepat, kecuali pertandingan terakhir. Berbeda dengan ramalan Paul, Jerman takluk oleh Spanyol.

    "Sekarang dia pensiun, dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh dunia atas Piala Dunia yang berlangsung baik ini," kata Munzig. Pengurus akuarium juga menegaskan si gurita tidak akan dijual atau pun membuat prediksi lain.

    AP | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.