Robben Dihantui Kegagalan Belanda di Afrika Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arjen Robben. AP/Luca Bruno

    Arjen Robben. AP/Luca Bruno

    TEMPO Interaktif , Den Haag:Arjen Robben mengaku masih dihantui memori buruk kegagalan Belanda di final Piala Dunia Afrika Selatan. Pemain sayap Oranye itu sempat berhadapan dengan kiper Spanyol Iker Casillas namun tembakan kaki kirinya sukses dimentahkan kaki kapten Matador pada menit ke-63.

    Andres Iniesta setelah itu mencetak gol pada menit ke-116 perpanjangan waktu untuk membawa Spanyol menang 1-0. Ceritanya akan lain jika tendangan Robben berhasil mengoyak jala Casillas, ingatan yang terus menghantui Robben setelah itu.

    “Pada hari seperti hari ini, saya terus memikirkan hal itu,” kata Robben ketika tim Belanda mengunjungi Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende dan Ratu Beatrix yang mendapat kehormatan setelah lolos ke babak final Piala Dunia Afrika Selatan. “Ini menyakitkan untuk bisa kehilangan peluang emas seperti itu,” keluh Robben.

    Bert van Marwijk, pelatih Belanda, yang banyak dikritik lantaran menerapkan strategi negatif bertahan ketika membawa timnya tampil di Afrika Selatan, meski demikian merasa bangga, bersama kaptennya Giovanni van Bronckhorst, untuk bisa membawa pasukannya tampil di final.

    Meski demikian, Marwijk tidak ingin merayakan lolosnya Belanda ke babak final. “Kepala saya terus memikirkan hal ini, kami begitu dekat. Kami seharusnya menang,” kata Marwijk.

    Namun, Perdana Menteri Balkenende mengatakan timnya harus bangga dengan pencapaiannya di Afrika Selatan. Ia merujuk pada rasa persatuan yang telah diperlihatkan van Bronckhorst dan kawan-kawannya, berbeda dengan prestasi Oranye di ajang sepak bola internasional.

    “Tim Belanda mempunyai keseimbangan. Mereka tampil kuat, mental dan fisik. Tim ini hampir menjuarai Piala Dunia dan enak dilihat. Mereka tampil disiplin secara kolektif dengan seuah misi, bermain dengan penuh ketahanan, semangat bertarung dan percaya diri,” puji Balkenende.

    Balkenende menyatakan dengan mental bermain seperti itu, tim Belanda patut mendapat pujian. “Untuk para pemain dan juga staf yang dipimpin Bert van Marwijk. Ini berdampak positif buat negara. Oranje adalah satu dan Belanda berada di belakang Oranje,” tegasnya.

    Pertemuan para pemain dan ofisial Belanda dengan Balkenende dan Ratu Beatrix adalah bagian dari perayaan. Perayaan ini akan dimulai di Den Haag pagi waktu setempat sebelum tim bertolak ke Amsterdam untuk melakukan tur dengan menggunakan perahu dan pesta di udara terbuka sorenya.

    GOAL | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.