Marcelo: Spanyol Masih Tim Terbaik di Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid Marcelo mengangkat piala setelah berhasil menjadi juara dalam laga Piala Super Spanyol 2012 setelah mengalahkan Barcelona di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, 29-8, 2012. (AP Photo/Andres Kudacki)

    Pemain Real Madrid Marcelo mengangkat piala setelah berhasil menjadi juara dalam laga Piala Super Spanyol 2012 setelah mengalahkan Barcelona di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, 29-8, 2012. (AP Photo/Andres Kudacki)

    TEMPO.CO, Madrid - Bek kiri Real Madrid, Marcelo, menyatakan Brasil sebagai tuan rumah akan diuntungkan oleh dukungan publiknya pada putaran final Piala Dunia 2014, 12 Juni hingga 13 Juli mendatang.

    Namun pemain yang bernama lengkap Marcelo Vieira da Silva Júnior ini menyebut juara bertahan Spanyol masih merupakan tim terbaik di dunia.

    Brasil mengalahkan Spanyol 3-0 di final Piala Konfederasi, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Juni lalu. Hasil ini mengangkat tim yang diarsiteki Luiz Felipe Scolari itu sebagai favorit juara di Piala Dunia nanti.

    Marcelo menambahkan, meskipun seluruh rakyat Brasil ada di belakang timnya dalam Piala Dunia nanti, hal itu tidak membuat tim Spanyol terintimidasi. (Baca juga:Debut Costa di Tim Spanyol).

    "Anda dapat melihat seluruh Brasil memfokuskan perhatian pada Piala Dunia yang tak ternilai harganya,” kata Marcelo. "Stadion Maracana akan memberi kami tekanan ekstra, namun hal ini tidak akan mengintimidasi tim Spanyol, karena masih merupakan tim terbaik di dunia.”

    Tim Spanyol terus berkembang dalam beberapa tahun ini, terbukti dengan munculnya bek Madrid, Dani Carvajal, yang masuk daftar 30 pemain tim nasional Spanyol, yang telah diumumkan pekan ini.

    ESPN | AGUS BAHARUDIN

    Berita Terpopuler:
    Pelatih Ajax: Persib Lebih Baik ketimbang Persija
    Pelatih Ajax Puji Gelandang Persib 
    Messi Incar Gelar La Liga buat Tito  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.