Cedera, Ribery Batal Tampil di Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Paris - Kabar buruk bagi pendukung timnas Prancis. Bintang andalan Les Bleus, Franck Ribery, dipastikan batal tampil di Piala Dunia 2014.

    Pelatih Didier Deschamps mengkonfirmasi batalnya keikutsertaan Ribery. Menurutnya pemain sayap Bayern Munich itu tidak sanggup mengatasi cedera punggung yang diderita. "Ribery berhenti karena rasa sakit. Dia telah menjalani sejumlah tes dan sayangnya tim dokter menyatakan dia tidak bisa bermain dalam beberapa pekan ke depan," kata Deschamps seperti dikutip Daily Mail, Sabtu, 7 Juni 2014.

    "Jika Ribery dalam kondisi seratus persen, kami menjadi tim yang lebih baik. Namun ambisi kami masih sama, dan tim ini akan melanjutkan perjuangan," kata Deschamp.

    Selain Ribery, punggawa timnas Prancis lain yang juga ditarik dari skuad adalah Clement Grenier. Sebagai ganti keduanya, Deschamps sudah memanggil Remy Cabella dan Morgan Schneiderlin. Selain itu, Deschamps kemungkinan juga akan memaksimalkan bintang muda Antoine Griezmann di sisi lapangan.

    Ribery sendiri menyatakan penyesalan mendalam atas kegagalannya membela tim Ayam Jantan. "Rasanya jiwaku sudah mati," ujarnya seperti dikutip French Football Federation (FFF).

    Ribery menyatakan ia sempat berharap bisa turun saat timnya melawan Jamaika dalam laga uji coba terakhir sebelum Piala Dunia, Ahad besok. "Tapi kemarin saya merasakan sakit di punggung. Hasil tes MRI mengkonfirmasi bahwa hal itu akan membuat saya tak bisa berlatih dan bermain secara normal," tuturnya.

    PINGIT ARIA

    Terpopuler:
    Kereta Mogok, Penumpang Rusak Stasiun Sao Paulo
    Surat dari Brasil: Tuan Rumah Mulai Bergairah
    Demi Piala Dunia, Anas Minta TV di Rutan
    Giroud Sebut Timnas Prancis Lebih Dewasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.