Piala Dunia 2014 Dorong Investasi di Brasil  

Reporter

Soerang suporter Brazil mengibarkan bendera sambil menunggu nonton bareng pertandingan antara Brazil vs Pantai Gading di Pantai Copacabana,Rio de Janeiro (20 juni 2010). AP/Silvia Izquierdo

TEMPO.CO, Jakarta - Brasil terpilih menjadi penyelenggara Piala Dunia tahun 2014 yang diumumkan Komite Eksekutif FIFA pada Oktober 2007. Sejak pengumuman itu, Brasil mulai berbenah dengan sejumlah persiapan selama 2010 hingga 2014. Pada satu sisi, perhelatan akbar ini membawa sejumlah dampak dan keuntungan bagi sektor perekonomian dan sosial.

Studi yang digelar Ernst N Young menyebutkan penyelenggaraan Piala Dunia 2014 akan menghasilkan tambahan sebesar R$ 142 miliar (sekitar Rp 752,2 triliun) bagi ekonomi Brasil. Mata uang Brasil adalah real Brasil. 1 real setara dengan Rp 5.300.

"Ekonomi akan bertambah dengan cepat, meningkat lima kali dari jumlah total nilai yang diinvestasikan secara langsung dalam kegiatan yang berhubungan dengan Piala Dunia dan juga berdampak pada berbagai industri," demikian seperti yang dikutip dari studi itu, Selasa, 10 Juni 2014. (Baca juga: Polisi Brasil Demonstran Anti Piala Dunia Bentrok)

Brasil sepanjang 2010 hingga 2014 telah menginvestasikan dana hingga R$ 22,46 miliar untuk mempersiapkan infrastruktur Piala Dunia yang memadai. Dari investasi tersebut, negara ini bisa meraup kembali pendapatan dari sektor barang dan jasa sebesar R$ 112,79 miliar.

Selain itu, sepanjang tahun 2010 hingga 2014, terbuka lapangan pekerjaan sebanyak 3,6 juta pekerjaan per tahun dan pendapatan total sebesar R$ 63,48 miliar bagi penduduknya. Aktivitas Piala Dunia ini juga akan meningkatkan pendapatan pajak hingga R$ 18,13 miliar dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dampak langsung dari perhelatan Piala Dunia di Brasil adalah peningkatan produk domestik bruto (PDB) negara mencapai R$ 64,5 miliar untuk periode 2010-2014. Jumlah tersebut setara dengan 2,17 persen estimasi PDB Brasil pada 2010, yaitu sebesar R$ 2,9 triliun.

Sejumlah sektor yang sangat diuntungkan dengan diselenggarakannya Piala Dunia adalah konstruksi; makanan dan minuman; layanan bisnis; layanan publik seperti listrik, gas, air, dan sanitasi; serta layanan informasi. Sektor ekonomi lain yang juga meraup keuntungan misalnya layanan bisnis dan penyewaan real estate.

AYU PRIMA SANDI

Berita Lain
Pengasuh Lirboyo, KH Idris Marzuki Wafat 
Dahsyat, Sejak Januari Sudah 20 Mobil Diluncurkan 
Dihipnotis di ATM, Uang Rp 140 Juta Raib






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.