Tentenan, Kampung Piala Dunia di Pamekasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga memasang bendera peserta Piala Dunia  2014  di depan rumahnyadi Jalan Titang Makassar, Kamis  (5/6). Untuk memeriahkan event empat tahunan tersebut warga memasang bendera negara favoritnya di halaman rumah mereka. TEMPO/Hariandi Hafid

    Seorang warga memasang bendera peserta Piala Dunia 2014 di depan rumahnyadi Jalan Titang Makassar, Kamis (5/6). Untuk memeriahkan event empat tahunan tersebut warga memasang bendera negara favoritnya di halaman rumah mereka. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Pamekasan - Menjelang perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil, hiruk-pikuk mulai terasa di setiap sudut kampung di Indonesia. Salah satunya adalah Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

    Hampir setiap rumah warga dihiasi berbagai atribut tim-tim besar peserta piala dunia, seperti Brasil, Prancis, Spanyol, Italia, Argentina, dan Inggris. Pohon-pohon di sepanjang jalan desa juga dihiasi berbagai spanduk dan poster bertema Piala Dunia. (Baca juga: Berkah Piala Dunia 2014 bagi Perekonomian)

    Abdul, pemuda Desa Tentenan Timur, mengatakan menghias pekarangan rumah dengan berbagai atribut Piala Dunia sudah menjadi tradisi. "Sudah wajib hukumnya memasang atribut Piala Dunia bagi kami," katanya, Selasa, 10 Juni 2014.

    Bahkan, ujar dia, nama kampung atau dusun di kelurahan itu juga diubah untuk sementara waktu, seperti diubah menjadi Kampung Argentina, Jerman, dan Brasil. "Pemberian nama Kampung Argentina dikarenakan mayoritas warga penyuka tim kebangsaan Argentina," tuturnya.

    ADVERTISEMENT

    Selain menghias desa dengan atribut tim-tim peserta Piala Dunia, kata Abdul, warga juga telah menyiapkan lokasi nonton bareng menggunakan layar besar. "Warga yang tinggal di sini kalau tidak memasang atribut pasti akan malu sama yang lain. Jadi, tidak ada yang absen," ujarnya. (Baca juga: Piala Dunia 2014 Dorong Investasi di Brasil)

    MUSTHOFA BISRI

    Berita Lain
    Debat Capres, KPU: Hanya Moderator Boleh Bertanya
    Kesehatan Membaik, Olga Pulang Hari Ini?
    Ahok Mulai Blusukan ala Jokowi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.