Jelang Piala Dunia, Penjualan Bir Melonjak di Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pelayan yang membawa 10 gelas bir berukuran seliter dalam pembukaan acara budaya Munich Oktoberfest di Munich, Jerman (22/9). Negara Jerman dikenal sebagai negara dengan tingkat konsumsi minuman beralkohol tertinggi di dunia. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Seorang pelayan yang membawa 10 gelas bir berukuran seliter dalam pembukaan acara budaya Munich Oktoberfest di Munich, Jerman (22/9). Negara Jerman dikenal sebagai negara dengan tingkat konsumsi minuman beralkohol tertinggi di dunia. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Beijing - Konsumsi bir di Cina melambung menjelang Piala Dunia 2014 mendatang setelah penjualannya turun dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa situs e-commerce bahkan memberikan layanan tambahan untuk menarik pembeli, misalnya dengan memberikan diskon besar-besaran dan pengiriman bir sampai ke rumah.

    Selama ajang Piala Dunia yang digelar di Brasil, berdasarkan website konsumen diperkirakan 1,6 juta kaleng bir akan terjual. Penjualan melonjak menjadi 6,25 juta yuan (atau sekitar Rp 11,8 miliar), setara dengan gabungan pendapatan dari penjualan selama 20 hari di supermarket besar Cina. (Baca: Wasit Jepang Pimpin Laga Perdana Piala Dunia 2014)

    AB InBev, Snow Ber dan Tsingtao adalah beberapa merek bir terkemuka di Cina yang penjualannya telah terintegrasi dengan Internet. Ketiga produsen bir itu berharap bisa menjaring pembeli jauh lebih banyak melalui Internet selama ajang Piala Dunia.

    Pelanggan dari Shanghai, misalnya, tercatat sebagai pembeli bir secara online paling banyak. Berdasarkan data Taobao, sejak awal Juni ini, sekitar 20 ribu kaleng bir sudah terjual.

    ADVERTISEMENT

    Produsen bir Brewers bahkan sampai membangun gudang sebagai cadangan untuk menghindari kehabisan stok. Di lain pihak, Tsingtao tetap menjadi merek bir lokal paling populer. (Baca: Hotel Berlomba Gelar Nonton Bareng Piala Dunia)

    Adapun produsen bir asal Jerman, Valentins, tetap menduduki posisi puncak untuk merek bir asing. Untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk segar, Tmall menyediakan layanan pengiriman bir sehari sampai di 42 kota.

    Budaya minum bir saat menonton bola di Cina sebenarnya terbangun saat Piala Eropa pada 2012 lalu, tetapi hal ini akan semakin membesar. Berdasarkan prediksi penggemar bola Zhang Jingfei, antusiasme untuk minum bir berasal dari keinginan untuk berbagi. “Dan keinginan untuk menemukan barang-barang yang diskon secara online,” ujar Zhang seperti dikutip dari ECNS, Rabu, 11 Juni 2014.

    Yihaodian.com, sebuah supermarket online terkemuka Cina di mana raksasa retail Amerika seperti Wal-Mart Stores Inc juga mempunyai saham di dalamnya, dinilai berhasil memenangkan keunggulan kompetitif dalam penjualan alkohol online.

    ECNS | AMIR TEJO

    Berita terpopuler:
    Nigeria Panggil Uzoenyi Gantikan Echiejile
    Hoddle: Rooney Harus Tampil Santai
    Pele: Lini Belakang Brasil Lebih Baik
    Piala Dunia 2014 Dorong Investasi di Brasil


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.