Demi Brasil, Scolari Abaikan Urusan Pribadi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luiz Felipe Scolari dan Neymar memberikan keterangan saat jumpa pers.  12 Juni, 2014.  REUTERS/Damir Sagolj

    Luiz Felipe Scolari dan Neymar memberikan keterangan saat jumpa pers. 12 Juni, 2014. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.COSao Paolo - Pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari, mendedikasikan dirinya untuk tetap bersama tim Brasil saat menghadapi laga perdana malam nanti. Padahal keponakannya baru saja meninggal dalam kecelakaan dua hari sebelum upacara pembukaan Piala Dunia.

    Scolari mengatakan ingin tetap menjalani semua sesi latihan dengan timnya dan tak ikut menghadiri pemakaman keponakannya di wilayah selatan Brasil. Scolari juga langsung memimpin sesi latihan di Stadion Itaquerao tempat berlangsungnya pertandingan Brasil melawan Kroasia malam ini.

    "Saya menemukan kekuatan dengan bekerja dengan kelompok ini, dalam lingkungan ini, tempat para pemain mendedikasikan diri," kata Scolaari. "Ini membantu saya melalui kesedihan."

    Scolari mengumumkan kematian keponakannya, -Tarcisio Joao Schneider- pada sesi latihan di luar Rio de Janeior sehari sebelum upacara pembukaan. "Kadang-kadang kita harus berdamai denngan kesulitan, tetapi kita juga harus mencoba bangkit."

    ADVERTISEMENT

    Saudara Schneider, Darlan, merupakan pelatih fisik tim nasional Brasil ketika meraih trofi Piala Dunia 2014 di Korea Selatan dan Jepang. Tragedi Schneider ini bukanlah urusan pribadi pertama yang dihadapi Scolari sejak menyiapkan tim Samba menghadapi Piala Dunia. Bulan lalu, dia harus meninggalkan kamp pelatihan untuk menghadiri pemakanan saudara tirinya.

    IRA GUSLINA SUFA | TVNZ

    Berita lain:
    10 Pemain Piala Dunia dengan Gaji Tertinggi
    Presiden Brasil Tegaskan Piala Dunia Tetap Digelar
    Hashflag Piala Dunia Telah Kembali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.