Da Amazonia Belum Siap Gelar Inggris Vs Italia  

Reporter

Sebuah stadion Arena da Amazonia di Manaus di Brazil, (9/5). Stadion ini merupakan salah stau stadion yang akan menjadi tempat diadakannya pagelaran Piala Dunia 2014. (AP Photo/Jose Zamith, Portal da Copa, File)

TEMPO.CO, Manaus - Sehari menjelang laga Grup D dimulai, Arena da Amazonia masih terus berbenah. Padahal stadion berkapasitas 44 ribu kursi itu akan menjadi tempat pertandingan antara Inggris dan Italia yang digelar Ahad, 15 Juni 2014, pukul 03.00 WIB.

The Guardian menulis, beberapa pekerja masih terlihat melakukan perbaikan baik di dalam maupun di luar stadion. Kepada Guardian, salah seorang pekerja mengatakan kondisi lapangan belum rata. "Masih ada bagian yang keras, kering, dan berpasir," kata pekerja itu seperti ditulis Guardian, Jumat, 13 Juni 2014.

Menurut petugas itu, kondisi rumput di beberapa titik masih belum maksimal. Pada Kamis malam kemarin, petugas lapangan sudah menyemprotkan cairan kimia khusus untuk memastikan rumput bisa digunakan untuk laga perdana. Meski begitu, sulit dipastikan apakah kondisi lapangan cukup elok saat dipakai dalam laga perdana nanti. (Baca: Pembangunan Stadion Pembuka Piala Dunia 2014 Molor)

Bila dilihat dari luar, Arena da Amazonia memang terlihat sangat megah. Tapi, di dalamnya, para pekerja masih sibuk melakukan pembenahan di sejumlah titik. Kabel masih berserakan di beberapa sudut, tempat parkir belum selesai diaspal, dan konstruksi masih berlangsung di beberapa titik.

Situasi di lorong dan koridor tempat para pemain dan staf beristirahat pun belum rapi. Bahkan ruang VIP masih kosong. "Hanya ruang kesehatan yang sudah tertata dan bisa difungsikan dan beberapa perawat sudah berjaga."

Saat ini tim ofisial Inggris sudah mulai menempati ruang ganti A. Meski ruang ini terlihat mewah dengan beberapa sentuhan, tetap saja kondisinya belum nyaman. Sejumlah noda kuning terlihat di dinding dan di kamar mandi. Dan tumpukan sampah di beberapa sudut masih mengganggu pandangan. Kondisi di ruang ganti B relatif lebih baik. (Baca:FIFA Prediksi 3 Stadion Piala Dunia Tak Siap)

Meski kondisi stadion belum maksimal, kedua tim memastikan tetap akan melakoni pertandingan sesuai dengan rencana. Kepala delegasi Italia, Demetrio Albertini, mengatakan timnya tetap akan mengikuti jadwal yang sudah disepakati. "Kami tahu ada beberapa rumput yang terbakar karena cuaca panas. Tapi warna rumput bagi kami tak terlalu penting."

Hal yang sama juga dikatakan penjaga gawang Inggris, Joe Hart. Dia menyatakan timnya akan tetap bermain apa pun kondisinya. "Mereka telah bekerja siang dan malam untuk menciptakan yang terbaik. Kami harus menghargai mereka dan kami tetap akan bermain," ujar Joe.

Dibanding soal lapangan, kata Joe Hart, tim Inggris justru lebih mengkhawatirkan cuaca panas yang sekarang sedang berlangsung di Brasil. Namun pengalaman dalam pertandingan persahabatan di Miami sebelum terbang ke Brasil akan menjadi pelajaran bagi tim The Three Lions untuk mengatasi masalah cuaca ini. (Baca:Jelajahi Stadion Piala Dunia Lewat Google View)

IRA GUSLINA SUFA | GUARDIAN

Berita Lain
Smartphone Mozilla Rp 295 Ribu Hadir di Akhir 2014
Uji Coba ke-26, Pelatih: Timnas U-19 Makin Bagus
Petir Bubarkan Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY







Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.