Inggris Vs Italia, Terganjal Rumput Stadion

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Steven Gerrard, Joe Allen, Glen Johnson dan Joao Teixeira yang merupakan pemain dari Liverpool, melakukan latihan fisik di Melwood Training Ground, Liverpool, Inggris (9/5). Para pemain Liverpool masih optimis mereka bisa juara liga untuk musim ini. (Andrew Powell/Getty Images)

    Steven Gerrard, Joe Allen, Glen Johnson dan Joao Teixeira yang merupakan pemain dari Liverpool, melakukan latihan fisik di Melwood Training Ground, Liverpool, Inggris (9/5). Para pemain Liverpool masih optimis mereka bisa juara liga untuk musim ini. (Andrew Powell/Getty Images)

    TEMPO.CO, Manaus - Tim nasional Inggris dan Italia sudah siap berduel. Roy Hodgson secara khusus meminta Joe Hart menambah porsi latihan menangkis tendangan jarak dekat. Sedangkan para pemain Italia melakukan ritual di sauna untuk mengadaptasikan diri dengan suhu panas di Manaus, Brasil.

    Namun Arena Amazônia, stadion tempat kedua tim akan bertemu pada Ahad dinihari, 15 Juni 2014, WIB, ternyata belum sepenuhnya siap. Kantor berita Prancis, Agence France-Presse, melaporkan, sampai Kamis malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB, beberapa bagian rumput, terutama di sekitar gawang, terlihat mengering.

    "Beberapa orang kemudian menyemprotnya dengan cairan berwarna hijau. Ini membuat rumput terlihat lebih hijau dan segar," kata koresponden BBC, Natalie Pirks. Persoalannya, FIFA belum mengetahui jenis cairan kimia yang disemprotkan para petugas tersebut.

    Selain rumput yang mengering, beberapa bagian lapangan juga masih berpasir, keras, dan kering. Kondisi ini, tentu saja, bisa membuat pemain cedera. Ruang ganti pemain juga masih amburadul: kabel-kabel menjuntai di dinding, beberapa di antaranya terkelupas.

    Di luar stadion, lapangan parkir bahkan masih dalam tahap pengerjaan, membuat stadion berkapasitas 44 ribu kursi itu belum sedap dipandang. Untungnya, ruang kesehatan sudah bisa difungsikan, lengkap dengan tenaga medisnya. (Baca juga: Owen Beri Wejangan kepada Timnas Inggris).

    Molornya pembangunan stadion berdana 173 juta pound sterling atau sekitar Rp 3,4 triliun ini membuat cemas Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Italia Demetrio Albertini. "Kondisi ini membuat pemain tidak nyaman," tuturnya. "Semoga tidak sampai mengganggu pertandingan."

    Meski begitu, baik Italia maupun Inggris menyatakan siap bermain. Sebab, mereka memang tak punya pilihan lain. Ketatnya jadwal Piala Dunia membuat FIFA tak mungkin memundurkan pertandingan.

    AFP | GUARDIAN | BBC | AGUSTIAR
     

    BeritaTerpopuler
    Marquez : Meksiko Bisa Mencetak Sejarah 
    Piala Dunia, Pelatih Kroasia Nilai Wasit Tak Becus
    Wasit Piala Dunia Lari 6 Km Setiap Pertandingan 
    Scolari Bantah Brasil Menang karena Wasit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.