Ronaldo Diragukan Bakal Perkuat Portugal

Reporter

Reaksi pesepak bola Portugal Cristiano Ronaldo (7) setelah gagal menjebol gawang Irlandia di babak pertama pertama pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia 2014 di East Rutherford, New Jersey (10/6). Portugal menang 5-1. REUTERS/Ray Stubblebine

TEMPO.CO, Jakarta - Cristiano Ronaldo menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya setelah berlatih di Campinas, Brasil, Kamis pekan lalu. Bintang tim nasional Portugal ini tak bisa melanjutkan sesi latihan hari itu lantaran cedera lututnya kumat lagi.

Ronaldo semula dijadwalkan berlatih secara penuh. Namun latihan baru berjalan 20 menit, rasa nyeri tiba-tiba menjalari tempurung lutut kirinya. Peraih gelar Ballon d'Or ini lalu berjalan ke pinggir lapangan. Di sana, tim medis segera membebat lututnya dengan kantong es.

"Tidak ada yang perlu dicemaskan," kata gelandang tim nasional Portugal, Joao Moutinho. "Penggunaan es setelah berlatih merupakan sesuatu yang normal bagi pemain. Kami pun menggunakannya."

Moutinho barangkali sedang menghibur diri. Sebab, kenyataannya, hari itu, hanya Ronaldo yang lututnya dibebat kantong es. Cedera lutut yang dialami pemain bernomor punggung 7 itu bukan cerita baru.

Ronaldo mulai merasakan nyeri pada tempurung lututnya sejak akhir musim lalu, ketika ia membela Real Madrid, klubnya, melawan Atletico Madrid dalam laga final Liga Champions. Sejak saat itu, rasa nyeri terus merambati lutut kirinya.

Ia absen membela Portugal dalam laga uji coba melawan Yunani dan Meksiko. Ronaldo sempat bermain saat Portugal menggelar pertandingan uji coba terakhir, melawan Republik Irlandia, 10 Juni lalu. Saat itu Portugal menang telak 5-1, dan Ronaldo bisa bermain selama 66 menit.

Paulo Bento, pelatih Portugal, pun gembira. Tapi kegembiraan Bento itu tak berlangsung lama. Sebab, Ronaldo kembali didera cedera dan harus meninggalkan lapangan latihan lebih cepat dari seharusnya.

Ini menjadi pukulan telak bagi Portugal. Sebab, Ronaldo adalah mesin gol mereka. Di babak kualifikasi, misalnya, ia mencetak delapan gol dari sepuluh penampilan, membuatnya menjadi top scorer di tim nasional.

Tak hanya itu, pemain bergaji 21 juta euro atau sekitar Rp 335 miliar per musim ini juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Portugal dengan torehan 49 gol, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Pauleta (47 gol).

Tanpa Ronaldo, Portugal ibarat ayam jago tanpa jalu. Bisa mematuk, tapi tak bisa menyabet. Paulo Bento, pelatih Portugal, memang masih punya Luis Nani dan Almeida. Tapi kehadiran Ronaldo tetap mutlak diperlukan.

Apalagi lawan yang akan mereka hadapi malam nanti di Arena Fonte Nova adalah Jerman, tim yang selalu mengalahkan mereka dalam tiga laga terakhir. Jerman juga punya catatan bagus dalam laga perdana Piala Dunia. Dari 17 laga, mereka menang 12 kali dan hanya kalah sekali!

Meski begitu, pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, tak ingin jumawa. Portugal, menurut dia, tetaplah tim yang harus diwaspadai. "Karena mereka sangat berbahaya," kata Loew.

Loew tak yakin cederanya Ronaldo bisa menguntungkan timnya. Sebab, Portugal tak semata besar karena Ronaldo. "Mereka kini berada di peringkat keempat FIFA, dan itu berarti Portugal bukan hanya Ronaldo," kata Loew.

Apalagi tiga pemain andalannya, yakni Philipp Lahm, Sami Khedira, dan Sebastian Schweinsteiger, juga sedang tak fit. Ketiganya terancam tak bisa diturunkan. Kondisi Miroslav Klose juga belum 100 persen fit.

Meski begitu, Loew tidak akan memarkir bus di depan gawangnya, alias bermain bertahan. Sebaliknya, ia memerintahkan para pemainnya untuk bermain menyerang dalam tempo yang cepat sejak menit awal.

Tak hanya itu, ia juga akan memanfaatkan suhu panas di Salvador—yang mencapai 28 derajat Celsius—untuk menguras energi para pemain Portugal. Permainan cepat dan suhu panas adalah kombinasi maut yang bisa membuat Portugal megap-megap.

Agar strategi itu tak menjadi bumerang bagi timnya, ia secara khusus meminta para pemainnya berlatih di tengah hari bolong, ketika matahari tepat berada di atas ubun-ubun.

"Tidak penting apakah suhunya 50, 55, atau 70 derajat, seharusnya itu tidak mempengaruhi Anda. Sebab, saat berada di lapangan, fokus pemain hanya satu: menang. Selebihnya, tidak penting," kata Loew.

Di balik optimismenya, Loew ternyata juga menyimpan kecemasan akan Ronaldo. Ia, misalnya, memutar cuplikan-cuplikan pertandingan yang diikuti Ronaldo. "Tidak ada yang benar-benar bisa menghentikannya," kata Loew.

Ronaldo, dengan rata-rata mencetak 50 gol per musim—artinya, ia mencetak 1,1 gol dalam setiap pertandingan—memang sulit dihentikan. Hanya satu hal yang bisa membuat pemain berusia 29 tahun ini tunduk: cedera.

Tapi, sampai kickoff dimulai malam nanti, kepastian cedera itu masih menjadi tanda tanya. Ronaldo sendiri yang akan menjawabnya.

REUTERS | FOXNEWS | GUARDIAN | WHOSCORED | DWI RIYANTO AGUSTIAR

Berita lain:
Maroko Juarai Etape Terberat Tour de Singkarak
Falla Tantang Federer di Babak Final
Etape Terakhir Painan Menuju Padang Diikuti 83 Pembalap
Pembalap Iran Juarai Tour de Singkarak 2014
Kamp Latihan Uruguay Disusupi Gerombolan Semut
Welbeck Pulih Jelang Inggris Vs Italia
Ahsan/Hendra Melaju ke Final Jepang Terbuka  







Cristiano Ronaldo Main Buruk saat Portugal vs Spanyol 0-1, Timnya Gagal ke Semifinal UEFA Nations League

13 jam lalu

Cristiano Ronaldo Main Buruk saat Portugal vs Spanyol 0-1, Timnya Gagal ke Semifinal UEFA Nations League

Cristiano Ronaldo tak mampu mencetak gol meski memiliki banyak peluang saat Portugal menjamu Spanyol dalam laga UEFA Nations League.


UEFA Nations League: Spanyol ke Semifinal Usai Tekuk Portugal, Begini Kata Enrique dan Morata

20 jam lalu

UEFA Nations League: Spanyol ke Semifinal Usai Tekuk Portugal, Begini Kata Enrique dan Morata

Timnas Spanyol lolos ke babak semifinal UEFA Nations League setelah mengalahkan Portugal dengan skor 1-0.


Hasil dan Klasemen UEFA Nations League: Portugal vs Spanyol 0-1, La Furia Roja ke Semifinal

21 jam lalu

Hasil dan Klasemen UEFA Nations League: Portugal vs Spanyol 0-1, La Furia Roja ke Semifinal

Hasil UEFA Nations League: Portugal vs Spanyol 0-1 dan Swiss vs Republik Cek 2-1. Spanyol lolos ke babak semifinal.


UEFA Nations League: Prediksi Portugal vs Spanyol, 1 Tiket Terakhir ke Semifinal

1 hari lalu

UEFA Nations League: Prediksi Portugal vs Spanyol, 1 Tiket Terakhir ke Semifinal

Satu tiket terakhir ke semifinal UEFA Nations League akan diperebutkan oleh Portugal dan Spanyol yang akan main malam ini.


Cristiano Ronaldo Berdarah dan Memar saat Timnas Portugal Kalahkan Republik Cek 4-0

3 hari lalu

Cristiano Ronaldo Berdarah dan Memar saat Timnas Portugal Kalahkan Republik Cek 4-0

Cristiano Ronaldo memimpin Timnas Portugal mengalahkan Republik Cek 4-0 dalam pertandingan UEFA Nations League pada Sabtu, 24 September 2022.


Timnas Spanyol Ditekuk Swiss di UEFA Nations League, Luis Enrique Siap Hadapi 'Final' vs Portugal

3 hari lalu

Timnas Spanyol Ditekuk Swiss di UEFA Nations League, Luis Enrique Siap Hadapi 'Final' vs Portugal

Timnas Spanyol takluk 1-2 saat menjamu Swiss dalam lanjutan pertandingan Grup A2 UEFA Nations League.


Hasil dan Klasemen UEFA Nations League Pekan Ke-5: Republik Cek vs Portugal 0-4, Spanyol vs Swiss 1-2

3 hari lalu

Hasil dan Klasemen UEFA Nations League Pekan Ke-5: Republik Cek vs Portugal 0-4, Spanyol vs Swiss 1-2

Hasil UEFA Nations League pekan kelima Minggu dinihari: Republik Cek vs Portugal 0-4 dan Spanyol vs Swiss 1-2.


UEFA Nations League Malam Ini: Prediksi Republik Cek vs Portugal, Ronaldo cs Jaga Asa ke Semifinal

4 hari lalu

UEFA Nations League Malam Ini: Prediksi Republik Cek vs Portugal, Ronaldo cs Jaga Asa ke Semifinal

Jadwal pertandingan Republik Cek vs Portugal akan hadir pada pekan kelima UEFA Nations League, Sabtu malam ini. Inilah prediksinya.


Penyerang Manchester United Cristiano Ronaldo Masih Berambisi Main di Piala Eropa 2024 setelah Piala Dunia 2022

6 hari lalu

Penyerang Manchester United Cristiano Ronaldo Masih Berambisi Main di Piala Eropa 2024 setelah Piala Dunia 2022

Penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo, akan menjadi kapten Timnas Portugal untuk Piala Dunia 2022.


Erik ten Hag Berniat Belanja Pemain Lagi pada Januari, Manchester United Belum Tentu Dukung

9 hari lalu

Erik ten Hag Berniat Belanja Pemain Lagi pada Januari, Manchester United Belum Tentu Dukung

Erik ten Hag dikabarkan mulai memikirkan untuk mendatangkan pemain baru demi meningkatkan kekuatan Manchester United.