Bunuh Istri dan Anak Lalu Nonton Inggris vs Italia

Reporter

Pemain Inggris, Steven Gerrad, terjatuh setelah berusaha melewati tiga pemain Italia pada pertandingan piala dunia di Brazil 15 Juni 2014. Inggris kalah 2-1 dari Italia. AP/Martin Mejia

TEMPO.CO, Milan – Seorang pria Italia yang menjadi tersangka pembunuh istri dan kedua anaknya mencoba menggunakan pertandingan Piala Dunia antara Inggris dan Italia, Sabtu (14/6), sebagai alibi.

Mayat wanita bernama Cristina Omes, 38 tahun, dan kedua anaknya, Giulia (5 tahun) dan Gabriele (20 bulan), ditemukan di rumah mereka di Motta Visconti sebuah daerah di dekat Milan.

Ketiganya ditemukan dalam kondisi leher terkoyak serta sejumlah luka tusukan lainnya seperti diberitakan harian Italia, Il Mesaggero.

Konsultan komputer berusia 31 tahun bernama, Carlo Lissi, telah dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan ini dan ia tak lain suami dari wanita itu sekaligus ayah dari kedua anaknya.

Setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam, Lissi akhirnya mengakui sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Berdasarkan pengakuannya, ia terlebih dulu membunuh istrinya sebelum menghabisi nyawa kedua anaknya pada Sabtu (14/6) malam waktu setempat.

Tersangka kemudian pergi dari rumahnya menuju sebuah bar pada sekitar pukul 23.30. Ia sempat berhenti sebentar untuk membuang pisau yang ia gunakan untuk membunuh di got.

Tersangka menonton pertandingan bersama teman-temannya sebelum kemudian pulang pada pukul 02.00 untuk “menemukan” mayat istri dan kedua anaknya dan menelepon polisi.

Pembunuhan ini dilakukan tersangka karena ia terlibat asmara terlarang dengan seorang rekan kerjanya.

Sebuah brankas yang ada di dalam rumah itu terbuka dengan sejumlah uang yang hilang. Tapi, polisi sudah mengendus adanya motif pribadi karena salah satu korbannya masih bayi.

DAILYMAIL | A. RIJAL






Divonis Bersalah, Ini Rangkaian Perbuatan Joko Driyono

23 Juli 2019

Divonis Bersalah, Ini Rangkaian Perbuatan Joko Driyono

Joko Driyono dihukum 1,5 tahun penjara atas perbuatannya dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor Liga Indonesia.


Hakim Sidang Joko Driyono: Perkara Sederhana, Hanya Saja ...

2 Juli 2019

Hakim Sidang Joko Driyono: Perkara Sederhana, Hanya Saja ...

Jaksa penuntut umum meminta waktu tiga hari lagi untuk menyelesaikan berkas tuntutan untuk Joko Driyono.


Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Joko Driyono Ditunda Lagi

2 Juli 2019

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Joko Driyono Ditunda Lagi

Joko Driyono dan penasehat hukumnya menyatakan tidak keberatan dengan penundaan sidang kedua kalinya tersebut.


Alasan Joko Driyono Sempat Mangkir dari Dua Panggilan Polisi

25 Maret 2019

Alasan Joko Driyono Sempat Mangkir dari Dua Panggilan Polisi

Satgas Antimafia Sepak Bola sebelumnya telah melayangkan dua panggilan kepada Joko Driyono.


Joko Driyono Batal Diperiksa Hari Ini

21 Maret 2019

Joko Driyono Batal Diperiksa Hari Ini

Joko Driyono seharusnya diperiksa kelima kalinya sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus mafia bola hari ini pukul 10.00 WIB.


Sempat Mangkir, Joko Driyono Kembali Dipanggil Polisi Besok

20 Maret 2019

Sempat Mangkir, Joko Driyono Kembali Dipanggil Polisi Besok

Satgas Antimafia Bola telah memeriksa Joko Driyono sebanyak empat kali berkaitan dengan kasus perusakan barang bukti pengaturan skor bola.


Ini Alasan Polisi Tak Menahan Joko Driyono

1 Maret 2019

Ini Alasan Polisi Tak Menahan Joko Driyono

Satgas Antimafia Bola sebelumnya menyatakan Joko Driyono telah mengakui perbuatannya dalam kasus perusakan barang bukti.


Satgas Antimafia Bola Kembali Periksa Joko Driyono Hari Ini

27 Februari 2019

Satgas Antimafia Bola Kembali Periksa Joko Driyono Hari Ini

Satgas Antimafia Bola sebelumnya menyita uang Rp 300 juta saat menggeledah apartemen milik Joko Driyono pada 14 Februari 2019.


Polisi Jelaskan Uang Rp 300 Juta di Apartemen Joko Driyono

22 Februari 2019

Polisi Jelaskan Uang Rp 300 Juta di Apartemen Joko Driyono

Dalam penggeledahan di apertemen Joko Driyono, penyidik menyita uang Rp 300 juta.


Risau Kasus Pengaturan Skor, Manajer U-15 Minta Arahan Satgas

22 Februari 2019

Risau Kasus Pengaturan Skor, Manajer U-15 Minta Arahan Satgas

Satgas Antimafia Sepak Bola tengah memburu sejumlah orang yang terlibat match fixing atau pengaturan skor.