Simpati Scolari atas Kekalahan Telak Portugal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luiz Felipe Scolari. AP/Hassan Ammar

    Luiz Felipe Scolari. AP/Hassan Ammar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari, ikut merasakan kekalahan telak yang diderita Portugal ketika menghadapi Jerman, Senin, 16 Juni 2014. Scolari, yang pernah menahkodai Portugal, memberi dukungan kepada mantan tim asuhannya itu untuk tetap optimistis lolos ke babak selanjutnya.

    Scolari pernah mengantarkan Portugal menjadi runner-up Euro 2004 dan melaju ke semifinal Piala Dunia 2006. Bekas manajer Chelsea itu berkaca pada performa Portugal di Euro 2004. Meski kalah di pertandingan pertama babak penyisihan grup, Portugal berhasil memenangkan dua laga selanjutnya dan melaju hingga final.

    “Saya ingin mengingatkan Portugal dan teman-teman saya bahwa di Euro 2004, ketika saya menjadi pelatih, kami kalah di pertandingan pertama. Kemudian, kami memenangkan pertandingan lainnya untuk lolos ke fase berikutnya,” kata Scolari.

    Portugal harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor telak 0-4, dalam pertandingan pertama Grup G Piala Dunia 2014 di Itaipava Arena Fonte Nova. Gawang Portugal yang dikawal Rui Patricio dibobol Thomas Muller sebanyak tiga kali dan Matt Hummels. Portugal sendiri harus bermain dengan 10 orang setelah Pepe menerima kartu merah pada menit 37.

    ADVERTISEMENT

    Dengan dua pertandingan sisa, Portugal pantang menelan kekalahan jika tak ingin mudik lebih awal. Cristiano Ronaldo cs akan menghadapi Amerika Serikat pada 23 Juni mendatang. Berselang tiga hari kemudian, Portugal meladeni Ghana.

    “Portugal harus melupakan kekalahan ini dan meraih kemenangan dalam pertandingan berikutnya (melawan AS), kemudian menang lagi di pertandingan ketiga untuk lolos ke babak 16 besar,” ujar juru taktik 65 tahun itu.

    FIFA | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Mourinho Sangat Yakin Costa ke Chelsea
    Tukar Tambah Modric-Ramires Masih Alot
    Napoli Tegaskan Higuain Tak Akan ke Barcelona
    Boaz Solossa Tinggalkan Pelatnas
    Iran dan Nigeria Berebut Jadi Pendamping Argentina
    Wayne Rooney Kecewa Kalah dari Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.