Klinsmann Lega Bisa Taklukkan Ghana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juergen Klinsmann memeluk DaMarcus Beasley usai pertandingan Amerika Serikat melawan Ghana, pada laga piala dunia di Brazil, 17 Juni 2014. Amerika Serikat menang 2-1 atas Ghana. REUTERS/Stefano Rellandini

    Juergen Klinsmann memeluk DaMarcus Beasley usai pertandingan Amerika Serikat melawan Ghana, pada laga piala dunia di Brazil, 17 Juni 2014. Amerika Serikat menang 2-1 atas Ghana. REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Natal - Manajer tim Amerika Serikat, Jurgen Klinsmann, terlihat begitu gembira saat Clint Dempsey mencetak gol perdana bagi timnya ketika menghadapi Ghana pada laga perdana mereka di Grup G, Selasa, 17 Juni 2014. Manajer asal Jerman itu makin senang ketika pemain pengganti John Brooks itu mencetak gol dengan sundulan pada akhir babak kedua. Amerika Serikat akhirnya menang 2-1 atas Ghana.  

    Klinsmann langsung memberikan selamat kepada para pemainnya seusai pertandingan yang berlangsung di Stadion Arena das Dunas, Natal, Brasil, itu. "Kami tahu akan sulit melawan tim kuat seperti Ghana. Banyak hal yang harus diperbaiki. Namun akhirnya kami berhasil mendapat tiga angka itu," kata Klinsmann.

    Manajer asal Jerman tersebut mengatakan dirinya yakin tim Amerika Serikat bisa menang meski pemain Ghana, Andre Ayew, sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-82. "Aku merasa ada dua atau tiga peluang akan muncul, sementara kami hanya butuh satu, dan itulah yang kami dapat," kata Klinsmann.

    Bagi Amerika Serikat, Ghana adalah musuh besar dalam ajang Piala Dunia. Ghana sukses mempecundangi Amerika Serikat dengan skor sama, 2-1, pada Piala Dunia 2006 dan 2010. Publik Amerika sempat khawatir ketika hasil undian grup Piala Dunia 2014 kembali mempertemukan mereka dengan Ghana. Namun Dempsey dan kawan-kawan berhasil mengatasi tekanan para pemain muda Ghana yang dipimpin kapten Asamoah Gyan.

    Pelatih Ghana, James Kwesi Appiah, mengatakan pertandingan berjalan sangat sulit bagi mereka. "Ketika Anda bermain pada level setinggi ini, kesalahan sekecil apa pun harus dibayar mahal," kata Appiah. Menurut dia, Ghana menguasai pertandingan dan menciptakan banyak peluang. "Kami tidak berhasil mengambil peluang-peluang itu, malah mereka yang mendapatkannya," kata Appiah.

    Langkah Klinsmann tampaknya sedikit lebih ringan setelah mendapat kemenangan pertama. Apalagi Portugal yang menjadi favorit pada Grup G keok 4-0 di tangan Jerman. Mereka akan menghadapi Portugal pada laga kedua, Senin, 23 Juni 2014. Sedangkan posisi Ghana makin sulit karena harus melawan Jerman pada Minggu, 22 Juni 2014.

    FIFA | GABRIEL WAHYU TITIYOGA

    Berita utama
    KPK Tangkap Bupati Biak Numfor
    Pengamat: Fraksi Demokrat Ciderai Keputusan SBY
    Jokowi-Prabowo Pelukan, Moderator: Saya Kaget


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.