Begadang Piala Dunia, Pria Ini Tewas di Depan TV

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. femei.biz

    Ilustrasi. femei.biz

    TEMPO.CO, Shanghai - Pecinta sepak bola Cina dilaporkan telah meninggal setelah terlalu sering begadang untuk menonton Piala Dunia. Pria 25 tahun itu ditemukan meninggal di rumahnya di Suzhou, sebuah daerah di dekat Shanghai. Dia meninggal saat masih duduk di depan televisi hanya beberapa jam setelah Belanda mengalahkan Spanyol 5-1, Jumat, 15 Juni 2014, waktu setempat.

    Padahal pria tersebut telah begadang pada hari sebelumnya mulai pukul 04.00. Dengan kickoff pada 04.00 waktu setempat, pertandingan itu selesai sekitar pukul 05.00. Dokter menyatakan kematian pria tersebut karena kurang tidur. Para ahli medis telah memperingatkan kepada para penggemar sepak bola di Cina tentang bahaya bagi sesorang yang mengorbankan tidurnya selama Piala Dunia.

    Ini bukan pertama kalinya seorang penggemar sepak bola di Cina meninggal setelah tetap terjaga untuk menonton pertandingan. Salah satu pendukung telah menghabiskan sebelas malam tanpa tidur untuk menonton pertandingan Euro 2012. Akhirnya, kebiasaan itu berujung kematian karena kelelahan.

    Bahkan rumah sakit di Cina juga menerima lonjakan pasien yang dirawat dengan gejala kelelahan selama Piala Dunia 2006 dan 2010.

    ADVERTISEMENT

    DAILYMAIL| ANTO



    Baca juga:
    Mourinho Sangat Yakin Costa ke Chelsea
    Tukar Tambah Modric-Ramires Masih Alot
    Napoli Tegaskan Higuain Tak Akan ke Barcelona
    Boaz Solossa Tinggalkan Pelatnas
    Iran dan Nigeria Berebut Jadi Pendamping Argentina
    Wayne Rooney Kecewa Kalah dari Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.