Van Persie: Euforia Kemenangan Cepat Hilang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin van Persie melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Spanyol. REUTERS/Michael Dalder.

    Robin van Persie melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Spanyol. REUTERS/Michael Dalder.

    TEMPO.CO, Porto Alegre - Belanda menggilas Spanyol 5-1 di laga perdana penyisihan Grup B, Jumat, 13 Juni 2014. Keberhasilan Belanda mengalahkan juara bertahan Piala Dunia dengan skor sebesar itu menyentak banyak orang. Namun bagi striker Belanda, Robin van Persie, kemenangan besar itu belum menjamin langkah mereka lolos dari penyisihan grup.

    Belanda akan menghadapi Australia, Rabu, 18 Juni 2014, di Stadion Beira Rio, Porto Alegre. Banyak prediksi menyebutkan Belanda bisa menang mudah melawan Australia yang takluk 3-1 oleh Cile di laga pertama mereka. Namun Van Persie mengatakan mereka masih punya tugas besar untuk menjaga permainan tetap di puncak. Sukses mengalahkan Spanyol, bagi Van Persie, cuma sebuah kemenangan yang tak perlu dirayakan berlebihan.

    "Setelah hasil seperti itu, secara alami dinamika tim akan berubah. Namun kami tak boleh larut dalam kegembiraan, harus tetap realistis," kata penyerang berusia 30 tahun itu. Van Persie yang juga bermain untuk Manchester United menyebut tim Belanda punya tugas berat untuk menjuarai turnamen.

    "Ini turnamen besarku yang kelima dan aku tahu betul bagaimana situasinya. Euforia kemenangan hilang secepat dia muncul," kata van Persie.

    Tim asuhan Louis Van Gaal butuh kemenangan untuk menempati peringkat pertama Grup B. Jika Belanda lolos dari penyisihan grup hanya di peringkat kedua, mereka bakal menghadapi juara Grup A yang diperkirakan diisi oleh Brasil.

    Belanda punya catatan lumayan bagus di Piala Dunia, namun tak pernah berhasil menjadi juara. Prestasi terbaik tim Oranye menjadi runner-up pada Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010.

    AP | REUTERS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA

    Baca juga:
    Mourinho Sangat Yakin Costa ke Chelsea
    Tukar Tambah Modric-Ramires Masih Alot
    Napoli Tegaskan Higuain Tak Akan ke Barcelona
    Boaz Solossa Tinggalkan Pelatnas
    Iran dan Nigeria Berebut Jadi Pendamping Argentina
    Wayne Rooney Kecewa Kalah dari Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.