Aljazair Tekuk Belgia 1-0 di Paruh Pertama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Matt Dunham

    AP Photo/Matt Dunham

    TEMPO.CO, Jakarta -Tim Nasional Aljazair berhasil membubuhkan gol pertama sejak Piala Dunia 1986 kala melawan Irlandia Utara melalui Djamel Zidane. Gol tim Rubah Gurun di Estadio Mineirao, Belo Horizonte dicatatkan pemain tengah Sofiane Feghouli melalui titik penalti pada menit ke-25.

    Belgia sebenarnya menguasai jalannya pertandingan pertama dengan bermain hampir setengah lapangan saja. Berdasarkan data statistik yang dilansir fifa.com, Belgia mencatatkan penguasaan bola sebanyak 67 persen, sedangkan Aljazair hanya 33 persen.

    Tim Rubah Gurun hanya mengandalkan kekuatan pertahanan yang bertumpu pada Kiper Raïs M'Bohli dan serangan balik cepat. Strategi Pelatih Aljazair Vahid Halihodzic terbilang tepat, karena melalui serangan balik Feghouli dijatuhkan di kotak penalti oleh Bek Belgia Jan Vertonghen di menit ke-23.

    Wasit langsung memberikan kartu kuning kepada Vertonghen dan menunjuk titik putih. Feggouli melaksanakan eksekusi dengan cukup tenang. Ia mampu mengelabuhi Courtois yang terlebih dahulu loncat ke sisi kiri gawang. Sedangkan Feggouli justru mengarahkan bola kecang dan datar ke sisi kanan gawang.

    Penguasaan Bola: Belgia 67 persen; Aljazair 33 persen
    Pelanggaran: Belgia 8; Aljazair 7
    Percobaan Tembakan: Belgia 5; Aljazair 1
    Tembakan: Belgia 8; Aljazair 2
    Gol: Belgia 0; Aljazair 1 (Feghouli 25')
    Kartu Kuning: Belgia 1 (Vertonghen 24'); Aljazair 1 (Bentaleb 34')

    INDEPENDENT.CO.UK l FIFA.COM l FRANSISCO ROSARIANS



    TERPOPULER

    Eto'o Butuh Keajaiban untuk Sembuh  
    Jerman Dedikasikan Piala Dunia untuk Schumacher  
    Meksiko: Kita Harus Hentikan Neymar  
    Oxlade-Chamberlain Siap Tampil Lawan Uruguay  
    Ferdinand Sebut Pepe Bodoh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.